AKURAT.CO PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding dari PTPN III (Persero), menegaskan komitmennya dalam menjamin keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi lebih dari 70 ribu karyawannya yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Perusahaan yang saat ini mengelola perkebunan sawit terluas di dunia ini, menempatkan K3 sebagai bagian integral dari budaya kerja.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, menyampaikan bahwa sejak restrukturisasi besar-besaran pada akhir 2023 dan kerja sama operasi dengan SupportingCo, PalmCo kini mengelola lebih dari 643 ribu hektare areal perkebunan yang tersebar di berbagai provinsi.
Dengan luas areal yang begitu besar, budaya K3 dianggap sebagai pilar utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif.
“Memperkuat budaya K3 di seluruh unit kerja merupakan kunci untuk menjamin keselamatan seluruh karyawan. Ini bukan hanya kewajiban formal, tetapi harus menjadi bagian dari keseharian,” ujar Jatmiko dalam keterangannya, Rabu (30/4/2025).
Baca Juga: PTPN IV PalmCo Gandeng PLN Elektrifikasi Pabrik Sawit
PalmCo mengimplementasikan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebagai standar operasional yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Konsistensi dalam menerapkan sistem ini diyakini akan membentuk sikap dan perilaku kerja yang berlandaskan pada prinsip-prinsip K3.
Menurut Jatmiko, fasilitas fisik seperti rambu peringatan, alat pelindung diri, pelatihan, hingga simulasi darurat, tidak akan efektif tanpa kesadaran internal dari setiap individu terhadap pentingnya keselamatan kerja.
Oleh karena itu, PalmCo terus membangun sistem yang mendorong internalisasi nilai-nilai K3 dalam budaya perusahaan.
Hingga saat ini, 160 unit kerja PalmCo telah mengantongi sertifikat SMK3. Bahkan, 28 kebun dan pabrik berhasil meraih penghargaan Zero Accident pada tahun lalu sebagai bentuk keberhasilan dalam menjaga keselamatan kerja tanpa insiden.
Dalam memperingati Hari K3 Internasional yang jatuh pada 28 April 2025, PalmCo menjadikannya sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam pelaksanaan SMK3.
Seluruh unit tersertifikasi diwajibkan untuk mempertahankan standar tinggi demi mendukung visi PalmCo sebagai perusahaan perkebunan modern yang mampu bersaing secara global.
PalmCo menargetkan 100% unit kerjanya tersertifikasi SMK3 dalam lima tahun ke depan. Untuk tahun ini, perusahaan menargetkan 11 kebun dan pabrik di berbagai wilayah, seperti Aceh, Jawa Barat, Banten, dan Kalimantan, untuk memperoleh sertifikasi tersebut.
Selain itu, PalmCo juga memfasilitasi pelatihan dan sertifikasi keahlian kepada ribuan karyawan, termasuk Ahli K3 Umum, Ahli K3 Kebakaran, serta Surat Izin Operator.
Saat ini, terdapat 268 Ahli K3 Umum yang bertugas di berbagai kebun dan pabrik untuk memastikan standar K3 dijalankan dengan baik.
“Kami percaya bahwa menjamin keselamatan, kesehatan, dan keamanan aset paling berharga, yaitu karyawan, merupakan kunci untuk pertumbuhan berkelanjutan. Kami akan terus mendorong penguatan budaya K3 agar memberikan manfaat optimal bagi seluruh pemangku kepentingan,” tukas Jatmiko.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah









