Laporan Dampak ESG Lazada 2023: Emisi GRK Turun 10 Persen

AKURAT.CO Lazada, platform eCommerce yang beroperasi di Asia Tenggara menekan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) hingga 10% di tahun 2022, berdasarkan Laporan Dampak Lingkungan, Sosial dan tat Kelola atau ESG terbaru perusahaan.
Capaian aspek lingkungan lainnya, Lazada berhasil menginisiasi inisiatif logistik berkelanjutan lewat program Transport Access Point (TAP) Lazada Logistics di Indonesia yang mengurangi lebih dari 20.000 perjalanan atau setara 7 juta km pengurangan aktivitas transportasi darat.
"Hal ini dimungkinkan melalui kolaborasi dengan mitra pihak ketiga untuk memanfaatkan truk Lazada dalam pengiriman paket di kota tujuan jika memungkinkan, sehingga mengeliminasi kebutuhan penggunaan truk terpisah," kata CEO Lazada Group, James Dong, dikutip Selasa (22/8/2023).
Ditambahkan, dalam aspek sosial, perusahaan turut mencatatkan sejumlah capaian pemberdayaan sosial. Di enam negara, Lazada terus memberikan peluang ekonomi kepada lebih dari 1,1 juta pemangku kepentingan dalam ekosistem penjual, enabler perdagangan digital, mitra logistik pihak ketiga, dan karyawan yang penuh dedikasi.
Lazada juga bergabung dengan Forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC 2022) untuk mempromosikan dan mendukung inisiatif yang bertujuan membantu transformasi digital usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), di mana digitalisasi sangat penting untuk meningkatkan fleksibilitas operasional dan pertumbuhan jangka panjang bagi bisnis di seluruh Asia Tenggara.
Selain itu, perusahaan turut menyiapkan tenaga kerja siap masa depan dengan mewujudkan lingkungan kerja yang beragam dan inklusif bagi karyawan dari 32 negara, dengan 44% di antaranya adalah perempuan.
"Kami juga menyediakan pengalaman belajar yang komprehensif untuk semua: Platform pembelajaran digital di Lazada, GROW, menawarkan lebih dari 1.000 pelatihan untuk karyawan di semua negara," imbuh Dong.
Adapun di sisi tata kelola, perusahaan memperketat protokol keamanan siber sehingga tidak menerima keluhan yang terbukti terkait pelanggaran privasi pelanggan atau hilangnya data pelanggan di seluruh wilayah operasional Lazada.
Kemudian juga mempraktikkan perlindungan dan proses hak kekayaan intelektual (HKI). Pada September 2022, Lazada memimpin pembentukan Kelompok Kerja Anti-Pemalsuan eCommerce Asia Tenggara (Southeast Asia eCommerce Anti-Counterfeiting - SeCA), konsorsium pertama dari jenisnya di Asia Tenggara yang didedikasikan untuk berbagi praktik terbaik untuk kebijakan, program, perangkat, dan sumber daya perlindungan HKI yang ditawarkan oleh platform untuk mendukung brand dalam upaya mereka mengelola dan mencegah aktivitas pelanggaran HKI.
Tambahan informasi, Laporan ESG perusahaan tahun ini merupakan kali kedua. Grup Lazada menerapkan empat pilar inti di bwah kerangka ESG yang diluncurkan tahun lalu yakni pemberdayaan masyarakat, tenaga kerja siap masa depan, pengelolaan lingkungan, dan tata kelola yang efektif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah



