Dasco: Presiden Prabowo Belum Berencana Reshuffle Menteri

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan, Presiden Prabowo Subianto belum memiliki rencana untuk merombak atau mereshuffle para menteri di Kabinet Merah Putih.
Pernyataan ini disampaikan Dasco untuk merespons isu yang berkembang mengenai kemungkinan pengunduran diri Menteri Keuangan Sri Mulyani dari kabinet.
"Saya sudah menjawab di beberapa media dan melakukan konfirmasi kepada pihak pemerintah. Sejak isu reshuffle beredar, termasuk terkait Bu Sri Mulyani, pemerintah dalam hal ini presiden, belum ada rencana melakukan reshuffle dalam waktu dekat," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/3/2025).
Dasco menegaskan, klarifikasi ini diberikan agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.
Baca Juga: All England 2025: Leo/Bagas Kalah, Indonesia Tanpa Gelar di Edisi ke 115
“Sebagai pimpinan DPR, saya menyampaikan hal ini kepada pemerintah untuk menjelaskan kepada konstituen di lapangan. Karena dinamika di media banyak yang memberitakan soal reshuffle ini, termasuk soal Bu Sri Mulyani,” jelasnya.
Dasco, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian DPP Partai Gerindra, menyebut, Presiden Prabowo kerap mengadakan pertemuan intens dengan para menteri untuk membahas berbagai kebijakan demi kepentingan rakyat.
“Nah, mungkin rekan-rekan media sudah tahu bahwa pertemuan antara Presiden dengan Menteri Keuangan maupun menteri lainnya sering dilakukan untuk memastikan langkah-langkah pemerintah terus memperhatikan kepentingan rakyat,” tuturnya.
Ia pun menekankan bahwa berdasarkan informasi dari pemerintah, dalam waktu dekat belum ada rencana untuk melakukan perombakan kabinet.
“Jadi, saya pikir apa yang disampaikan oleh pemerintah sudah jelas. Belum ada rencana reshuffle dalam waktu dekat,” tegas Dasco.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







