Mendirikan Parpol Pilihan Paling Strategis Buat Jokowi, Alasannya Mengejutkan!

AKURAT.CO Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), akan tetap memiliki pengaruh kuat dalam dunia politik jika mendirikan partai politik atau parpol sendiri. Pandangan ini menyusul wacana Partai Super Tbk yang dilontarkan Jokowi.
Wacana ini mendapat dukungan dari publik, mengingat Jokowi merupakan satu-satunya presiden Indonesia sejauh ini yang tidak memiliki partai politik.
Selain itu, terdapat sejumlah alasan kuat yang membuat gagasan ini semakin relevan.
"Suka atau tidak, banyak orang mengharapkan sosok seperti Jokowi memiliki kendaraan politik sendiri yang dapat memberikan legasi bagi perjalanan bangsa Indonesia," ujar pengamat politik, Boni Hargens, dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Senin (10/3/2025).
Menurut Boni, membentuk partai politik akan menjadi langkah strategis bagi Jokowi, terutama untuk menjaga dan merawat gagasan serta ide-idenya yang masih dibutuhkan oleh banyak pihak.
Baca Juga: Banyak Dipakai untuk Konten Medsos, Ini Fitur-fitur Canva dan Harganya
"Pilihan paling strategis bagi Pak Jokowi ke depan adalah mendirikan partai politik. Dengan begitu, beliau bisa memastikan gagasan dan ide-idenya tentang Indonesia tetap terawat melalui pelembagaan politik," tuturnya.
Selain itu, Boni menilai, jika Jokowi memiliki partai politik sendiri, maka karier politik anak-anak dan menantunya juga bisa lebih terjamin di masa depan.
Ia membandingkan dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang mampu menjaga eksistensi politik keluarga mereka berkat kepemilikan partai sendiri.
"Pak Jokowi, secara sederhana, bisa melindungi dan menjamin keberlanjutan karier politik keluarganya dengan memiliki partai sendiri, seperti yang dilakukan Megawati dan SBY," ujarnya.
Lebih jauh, Boni menegaskan, hingga saat ini Jokowi masih menjadi figur yang disegani oleh banyak pihak.
Namun, menurutnya, hal tersebut tidak akan bertahan selamanya jika tidak ada instrumen politik yang menopangnya.
"Pak Jokowi masih dihormati oleh semua partai politik. Namun, pertanyaannya, sampai kapan keseganan itu bertahan? Secara rasional, membentuk partai sendiri menjadi langkah penting untuk menjamin bahwa ide, gagasan, dan warisan politik beliau tetap terpelihara," tegas Boni.
Baca Juga: Bentrok Dua Kepentingan
Menurutnya, satu-satunya cara agar warisan politik Jokowi tetap lestari adalah melalui partai politik.
"Instrumen politik seperti partai sangat penting untuk memastikan bahwa gagasan dan warisan Pak Jokowi tetap hidup di kancah politik nasional," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









