KPU: 16 Gugatan Sengketa Hasil Pilgub 2024 di MK, Tak Ada dari Jakarta dan Banten

AKURAT.CO Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mencatat, sebanyak 16 permohonan gugatan sengketa hasil Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024 telah diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Sementara itu sejumlah provinsi, seperti DKI Jakarta, Banten, dan Bali tidak mengajukan gugatan terhadap hasil Pilgub 2024.
"Untuk Pilgub ada 16 permohonan, Pilbup sebanyak 217 permohonan, dan Pilwalkot 48 permohonan," ungkap Anggota KPU RI, Iffa Rosita, dalam konferensi pers di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2024).
Dari 16 permohonan sengketa hasil Pilgub, berikut rincian provinsi yang mengajukan gugatan:
Baca Juga: DPR Ingatkan MK Hati-hati Selesaikan 275 Sengketa Pilkada 2024
- Sumatera Utara: 1 permohonan
- Bangka Belitung: 1 permohonan
- Jawa Tengah: 1 permohonan
- Jawa Timur: 1 permohonan
- Kalimantan Timur: 1 permohonan
- Kalimantan Tengah: 1 permohonan
- Sulawesi Utara: 1 permohonan
- Sulawesi Tenggara: 1 permohonan
- Sulawesi Selatan: 1 permohonan
- Maluku Utara: 3 permohonan
- Papua Selatan: 3 permohonan
- Papua Barat Daya: 1 permohonan
Untuk menangani sengketa ini, KPU telah menerbitkan Keputusan KPU Nomor 1871 Tahun 2024 tentang pedoman teknis penyelesaian perselisihan hasil pemilihan. Selain itu, KPU telah membentuk tim khusus yang akan bekerja selama proses di Mahkamah Konstitusi.
"Kami sudah membentuk tim khusus yang akan standby di Hotel Borobudur. Tim ini terdiri dari beberapa bagian, termasuk tim litigasi, administrasi, penataan dan distribusi alat bukti, serta tim non-litigasi seperti helpdesk dan tim umum untuk menerima konsultasi dari KPU provinsi, kabupaten, dan kota," jelas Iffa.
KPU berharap, proses penyelesaian sengketa di MK dapat berjalan dengan lancar dan adil. "Kami siap untuk menghadapi setiap gugatan dengan alat bukti dan jawaban yang telah disiapkan, demi memastikan hasil Pilkada 2024 tetap berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang







