Djarot Tak Miliki Wewenang Sebut Jokowi-Gibran Dipecat PDIP karena Langgar AD/ART
Citra Puspitaningrum | 24 Mei 2024, 17:38 WIB

AKURAT.CO Alasan PDI Perjuangan tak mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka dalam Rakernas V di Beach City Internasional Stadium, Ancol, Jakarta Utara pada 24-26 Mei 2024 karena bapak dan anak itu sudah melanggar AD/ART partai berlogo banteng moncong putih.
Atas dasar itu Jokowi dan Gibran dianggap bukan lagi bagian dari keluarga PDI Perjuangan.
Pengamat Politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga mengatakan idealnya Komarudin Watumbun yang memeriksa dan menilai kader PDIP melanggar AD/ART. Pasalnya, Komarudin Watumbun menjabat sebagai Ketua Bidang Kehormatan partai.
"Bila ditemukan melanggar AD/ART maka Bidang Kehormatan dapat merekomendasikan kepada Ketua Umum untuk diberikan sanksi ringan atau berat, termasuk tentunya kemungkinan pemecatan," kata Jamiluddin saat dihubungi Akurat.co di Jakarta, Jumat (24/5/2024).
Menurut Mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu, pemecatan terhadap Presiden Jokowi dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka tak pernah terdengar di telinga. Artinya, sanksi pemecatan untuk bapak dan anak itu belum pernah terjadi.
"Sampai saat ini, belum terdengar ada sanksi yang direkomendasi Bidang Kehormatan kepada ketua umum PDIP. Ketua umum juga belum terdengar memberikan sanksi kepada Jokowi dan Gibran," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, DPP PDI Perjuangan (PDIP) mengungkapkan alasan mengapa Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan puteranya yang juga Cawapres Terpilih, Gibran Rakabuming Raka tak diundang dalam rapat kerja nasional (Rakernas) V.
Ketua DPP PDIP yang juga Ketua Steering Commitee (SC) Rakernas V, Djarot Saiful Hidayat, menegaskan, PDIP adalah partai ideologis yang menjunjung tinggi kebenaran dan konstitusi.
Oleh karena itu, kata Djarot, apabila ada kader yang melakukan pelanggaran etika dan konstitusi, maka sudah bukan lagi bagian dari kelurga besar partai berlogo banteng moncong putih.
"Karena sudah bertentangan, bukan hanya pada AD/ART partai, melainkan juga pada konstitusi negara,” kata Djarot dalam konferensi pers sebelum pembukaan Rakernas, di arena Beach City International Stadium Ancol, Jakarta Utara, Jumat (24/5/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 6Saran Meningkatkan Kualitas dan Pemanfaatan Buku Teks dalam Pembelajaran
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon
- 10Hakim Tolak Batalkan Dakwaan Febrie Adriansyah, Perkara Emas 74 Kilogram dan Valas Dilanjutkan ke Pembuktian






