Gagal Lolos Parlemen, Kader PPP Desak Mardiono Mundur dari Plt Ketum

AKURAT.CO Sejumlah kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendesak Muhammad Mardiono untuk mundur dari jabatannya sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum PPP.
Ketua Front Kader Ka'bah Bersatu yang juga mentan Sekretaris DPW PPP DKI Jakarta, Ichwan Zayadi, mengatakan desakan ini muncul karena menganggap Mardiono gagal dalam mengkomandoi PPP.
"Mendesak kepada Mardiono untuk mundur/meletakkan jabatan Plt. Ketum PPP sebagai wujud tanggungjawab moral atas kegagalan dan buruknya pengelolaan partai di bawah kepemimpinannya," kata Ichwan di Jakarta, Kamis (23/5/2024).
Ichwan mengatakan, salah satu kegagalan Mardiono itu dapat dilihat dari perolehan suara nasional PPP yang kurang dari 4 persen, sehingga tidak lolos parliamentary threshold (PT) di DPR-RI.
Baca Juga: MK Tolak Permohonan Sengketa Pileg, PPP Legowo
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019 itu juga merasa prihatin, karena Mahkamah Konstitusi menolak gugatan PPP yang membuat peluang PPP lolos parlemen semakin kecil.
"Perolehan suara PPP dalam Pemilu 2024 ini adalah yang terburuk karena untuk kali pertama dalam sejarah PPP tidak lolos parliamentary threshold di DPR RI sejak berdiri pada 5 Januari 1973," ujarnya.
Menurutnya, Mardiono sangat buruk dalam mengelola partai. Mardiono juga disebut tidak piawai dan tidak punya kapabilitas dalam menghadapi Pemilu. Sehingga, ia mendesak untuk digelarnya Muktamar Luar Biasa (MLB).
"Mendesak kepada DPP PPP untuk segera menggelar Muktamar Luar Biasa agar terpilih dan terbentuknya kepengurusan DPP PPP yang definitif agar PPP menjadi lebih baik lagi," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Perbedaan Digital Citizen dan Citizen Journalism: Pengertian serta Karakteristiknya
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon






