AKURAT.CO Hasil survei Indikator Politik Indonesia menyimpulkan masyarakat menganggap demokrasi kita sekarang ini baik-baik saja. Tingginya kecaman dari banyak pihak termasuk akademisi tidak memengaruhi penilaian publik pada tingkat bawah.
Pendiri sekaligus peneliti utama Indikator, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, keresahan masyarakat menengah ke atas tidak menular pada akar rumput, yang lebih melakukan penilaian berdasarkan pendekatan ekonomi, bukan kebebasan sipil.
"Mungkin buat mereka secara umum inflasi lebih penting ketimbang demokrasi dalam pengertian kebebasan sipil," kata Burhan, merilis hasil survei yang bisa dipantau secara daring, di Jakarta, Jumat (9/2/2024).
Baca Juga: 2024, Pertarungan Pro Demokrasi Vs Politik Dinasti
Survei Indikator yang dilaksanakan sepanjang 28 Januari-4 Februari 2024 menyimpulkan, 67 persen dari total 5.500 responden menganggap demokrasi di Indonesia berjalan baik. Sebanyak 3,7 persen menilai sangat baik, 23,5 persen menilai sedang, 3 persen menganggap buruk, 2,9 persen menilai sangat buruk, dan 3,2 persen tidak memberi jawaban.
"Masyarakat bawah yang lebih melihat aspek ekonomi dalam demokrasi," ujarnya.
Baca Juga: Petaka Demokrasi Dimulai dari Partai Politik
Hasil survei bertolak belakang dengan sikap kampus-kampus yang secara bergilir menyampaikan keprihatinan terhadap nasib demokrasi di Indonesia. Bahkan survei menilai kepuasan masyarakat terhadap Presiden Jokowi nyaris 80 persen.
"Penerimaan terhadap Presiden Jokowi ini cukup tinggi angkanya, cenderung lebih tinggi daripada presiden-presiden sebelumnya," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 4Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 6Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 7Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa









