AKURAT.CO Presiden Jokowi disebut santai saja menyikapi gelombang petisi dari banyak universitas yang terus bermunculan. Menteri Investasi/Kepala BKPM malah menilai munculnya petisi politis, bukan dilandasi gerakan moral yang murni.
Menurut Bahlil, petisi dari civitas akademika sebatas pendapat yang harus dihormati. Namun dirinya juga mengingatkan agar kampus menjaga marwah independen. Adanya gelombang petisi, dibaca Bahlil sebagai gerakan politik yang mudah terbaca.
Jadi maksud saya ya buatnya itu yang enak lah, tetapi Pak Jokowi enggak apa-apa. Santai-santai saja," kata Bahlil, di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/2/2024).
Baca Juga: Bahlil Sebut Ada Kemungkinan Jokowi Kampanye Terbuka
Bahlil menuding gelombang petisi politis karena menilai ada sejumlah guru besar yang tidak independen, dan memihak kandidat tertentu. Malahan Bahlil menilai ada foto yang menunjukkan guru besar berpose dengan simbol jari identik dengan paslon tertentu.
Dirinya menganggap gelombang petisi tidak sampai meluas hingga memantik gerakan ekstraparlementer dari mahasiswa. Bahlil menilainya sebatas upaya penetrasi melalui guru besar dan mahasiswa tidak sampai menggerakkan ke jalan.
"Saya yakinlah rakyat dan mahasiswa itu orang yang enggak bisa diatur-atur begitu. Ini skenario ini kita sudah paham sebagai mantan aktivis," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









