Debat Capres-Cawapres 2024 Jadi Instrumen Penting Masyarakat Tentukan Pilihan
Citra Puspitaningrum | 3 Februari 2024, 06:41 WIB

AKURAT.CO Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menegaskan pelaksanaan debat calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) mendapat antusiasme positif dari masyarakat.
Dalam empat kali pelaksanaan yang disiarkan stasiun televisi itu, debat capres-cawapres mampu memberikan gambaran umum mengenai visi-misi dan program kerja masing-masing kandidat.
"Momentum debat mulai dari yang pertama sampai dengan yang keempat itu buat publik menjadi perhatian yang luas," kata anggota KPU RI August Mellaz saat ditemui di kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (2/2/2024).
Mellaz mengatakan, peran aktif masyarakat dalam menyambut hajatan demokrasi pada pemilu 2024 sudah melebihi harapan. Artinya, pelaksanaan debat sukses memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam menentukan pilihannya pada 14 Februari mendatang.
"Tujuannya, kampanye melalui metode debat ini menjadi instrumen yang penting bagi pemilih untuk memastikan bahwa memang inilah kualifikasi dari setiap pasangan, baik presiden maupun wakil presiden yang diberikan ruang dalam pelaksanaan debat," ujarnya.
Lebih lanjut, dia meminta antusiasme masyarakat dalam menyongsong pemilu 2024 harus diberikan apresiasi tinggi. Sebab, dengan partisipasi aktif itu, setidaknya membuat demokrasi Indonesia menjadi lebih baik.
"Jadi harapannya tentu saja kalau kita lihat antusiasme penonton, kemudian jangkauan berdasarkan data yang kami miliki ini sesuatu yang luar biasa," ucapnya.
Mellaz berpesan, meski nantinya terdapat perbedaan dalam memilih sosok presiden dan wakil presiden untuk 2024, KPU berharap semua pihak turut saling menghormati, dan menjaga kelangsungan pemilu agar tetap berjalan damai.
"Kita wajib menghormatinya, tetapi antusiasme itu tidak bisa diabaikan. Pelaksanaan debat pemilu presiden dan wakil presiden 2024 melalui metode debat menjadi hal yang sangat menarik," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 5Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 6Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 7Djarot Pilih Hak Menyatakan Pendapat soal Ijazah Gibran, Kenapa Bukan Hak Angket?
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa







