Prabowo Bakal Impor 2,5 Juta Sapi dari India Untuk Program Susu Gratis
Atikah Umiyani | 4 Januari 2024, 17:07 WIB

AKURAT.CO Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto berwacana mengimpor 2,5 juta sapi dari India untuk memenuhi kebutuhan susu di dalam negeri, terutama dalam mengimplementasikan program susu gratis.
Awalnya, Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya tak ingin program susu gratis dicap sebagai program yang menguntungkan pihak asing. Ia pun menyebut susu yang bagus adalah susu yang langsung berasal dari sapi, bukan dalam bentuk kemasan.
"Susu ya, yang paling baik dan yang paling sehat adalah susu yang tentunya langsung dari sapi. Yang kemasan-kemasan mungkin kebanyakan adalah pada pengawet dan mungkin gulanya terlalu banyak dan sebagainya," kata Prabowo dalam acara diskusi bersama PWI, Kamis (4/1/2023).
Namun, program tersebut akan sedikit terhalang jika melihat populasi sapi di dalam negeri yang masih terbatas. Karenanya, ia memiliki strategi untuk mengimpor sapi dan mengembangkannya di Indonesia.
"Jadi sekarang saya katakan kita punya niat nggak, kita punya kehendak politik atau tidak, kalau kita punya kehendak politik ya sudah untuk satu, dua, tiga, empat tahun kita beli sapinya kita kembangkan di Indonesia," ujarnya.
Prabowo mengatakan, Indonesia lebih realistis jika mengimpor sapi dari India ketimbang dari Brazil. Selain harganya yang lebih murah, durasi pengiriman sapi India juga akan jauh lebih cepat.
"Kalau dari India mungkin hanya 20 hari dan harganya saya kira memadai, India lebih banyak kita bisa impor kita butuh untuk kasih susu ke anak-anak kita, 82 juta anak kalau mereka minum 500 cc. Kita butuh berarti sekitar 40 juta liter berarti kita minimal perlu sapi perah ya minimal mungkin 2,5 juta," ujarnya.
"Jadi kita mungkin harus impor satu juta atau 1,5 juta sapi dalam 2 tahun. Dia akan melahirkan terus akan punya 3 juta kira-kira begitu ya, kira-kira strategi kita begitu. Jadi ini tidak instan tapi ada goalsnya," sambungnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







