TKN Minta KPU Kaji Ulang Penyelenggara Debat Capres, Libatkan Media Lain
Citra Puspitaningrum | 1 Januari 2024, 17:19 WIB

AKURAT.CO Penolakan TKN Prabowo-Gibran kepada MNC Group sebagai stasiun televisi penyelenggara debat ketiga dilandasi atas dasar netralitas.
Pasalnya, diketahui MNC Group merupakan media di bawah naungan Hary Tanoesoedibjo yang juga Ketua Umum Partai Perindo.
Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Grace Natalie, mengatakan, pihaknya belum secara resmi menolak MNC Group sebagai tempat penyelenggaraan debat capres-cawapres sesi ketiga.
Lanjut dia, apabila KPU memberikan slot kepada stasiun televisi lain untuk menemani MNC Group, pihaknya kemungkinan akan menerima.
"Ini mungkin belum resmi tapi melihat penyelenggara dari debat ketiga nanti itu semuanya MNC Group," kata Grace, Senin (1/1/2024).
"Mungkin ada pertimbangan, ada kombinasi yang lebih beragam agar penyelenggaranya enggak semuanya jaringan MNC. Nanti ada kekhawatiran lain dari pasangan calon lain bukan hanya 02," jelasnya.
Lebih lanjut, menurut Grace, agar tidak berlarut pihaknya meminta KPU menimbang ulang penyelenggara debat ketiga yang hanya berisikan jaringan MNC Group saja.
Ia berharap itu dapat segara ditentukan agar tidak menimbulkan persoalan.
Mengingat pemilik medianya adalah ketua umum partai yang aktif mendukung salah satu paslon dan kemarin sudah ada peristiwa di mana Pak Ganjar jadi bintang iklan di momen untuk beribadah kemudian menimbulkan polemik," tutur Grace.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar







