AKURAT.CO Kampanye yang dilakukan pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar-Mahfud, dimulai dari wilayah yang kecil terlebih dulu. Ganjar memiliki alasan tersendiri mengapa harus memulai kampanye dari wilayah dengan ceruk suara yang kecil.
Ganjar mengaku kerap ditanya mengapa mendatangi wilayah terdepan atau terpencil. Pertanyaan tersebut dianggap menggelitik, namun perlu dijawab karena strategi kampanye yang diterapkan memiliki makna khusus.
“Itulah pertanyaan jamak yang selalu muncul bahwa seolah-olah sebuah kepemimpinan itu lahir hanya dari cerita banyak-banyakan,” kata Ganjar, dalam acara deklarasi Relawan Progresif, di Gedung SMESCO, Jakarta, Jumat (8/12/2023).
Baca Juga: TPN Optimis Ganjar-Mahfud Menang 54 Persen
Dia mengaku memiliki pemikiran yang sama dengan Mahfud untuk memulai kampanye pada wilayah kecil. Langkah ini berbeda dengan paslon lainnya.
Ganjar memulai kampanye perdana di Merauke, Papua Selatan selanjutnya ke NTT, ke Kaltim bahkan menyambangi IKN. Sedangkan Mahfud mulai dari Sabang, Aceh, dan kini sedang di Malaysia.
Baca Juga: Relawan Progresif Siap Menangkan Ganjar-Mahfud
Ganjar menilai, menyambangi wilayah terdepan atau terpencil merupakan bentuk kepedulian, bahwa dirinya bersama Mahfud, ingin membawa keadilan hingga dirasakan oleh rakyat di wilayah kecil.
"Sebuah kepemimpinan amanah rakyat itu mendengarkan yang paling kecil, yang paling terpencil dan yang paling banyak membutuhkan. Itu adil. Bapak ibu saya dengarkan suara saudara-saudara kita,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







