Sambangi Ponpes Asshiddiqiyah 2, Gibran Tak Ingin Santri Dipandang Sebelah Mata
Atikah Umiyani | 4 Desember 2023, 13:33 WIB

AKURAT.CO Calon wapres nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka, melakukan sosialisasi program ke Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2, Batuceper, Tangerang, Senin (4/12/2023).
Setibanya di lokasi, Gibran langsung menghampiri kediaman pengasuh ponpes KH Muhammad Ulil Abshor, Lc Al-Hafidz.
Kedatangan Gibran pun disambut dengan meriah oleh ratusan santri dan santriwati yang sudah menunggu sejak pagi.
Sebelum memulai acara, Gibran berkeliling ke tengah para santri sambil membagikan buku tulis.
Setelahnya, Gibran melakukan program Gibran Mendengar, Santri Berbicara. Sejumlah santri pun menyampaikan keluh kesahnya sekaligus pertanyaan kepada cawapres dari Prabowo Subianto tersebut.
Mayoritas santri bertanya soal adanya perbedaan perlakuan terhadap lulusan ponpes dengan sekolah umum. Mereka merasa para santri dipandang sebelah mata ketika ingin masuk dunia kerja.
Menjawab itu, Gibran mengatakan dirinya punya program dana abadi pesantren. Program ini yang nantinya bisa menjadi jembatan para santri untuk berkembang dan bisa menjawab tantangan zaman.
"Kita pengen santri itu bisa menjawab tantangan zaman, kalau santri kan pasti pinter ngaji, tapi kita juga pengen santri itu misalnya ya, mengerti perbankan syariah, ngerti ekonomi syariah, ngerti bagaimana caranya dakwah dengan menggunakan media sosial," jelas Gibran.
"Mungkin kalau pengajian akbar itu puluhan ribu, tapi kalau diposting bisa puluhan juta. Atau mungkin santri yang ngerti pertanian, perikanan, atau santri yang punya jiwa entrepreneurship," tambahnya.
Gibran berharap, dengan adanya dana abadi pesantren, ke depan para santri punya keahlian yang beraneka ragam. Sehingga, santri tak lagi dipandang sebelah mata ketika hendak masuk dunia kerja.
Baca Juga: Zulhas: PAN Tancap Gas Dukung Prabowo-Gibran
"Jadi kita pengen penekanan disitu, jadi santri itu bisa menjawab tantangan zaman, bisa memenuhi kebutuhan industri, jadi nanti kedepan ada dana abadi pesantren," ucapnya.
"Mohon maaf, jangan sampai santri itu dipandang sebelah mata. Tapi kita juga harus meng-upgrade diri. Nah itu nanti PR kami," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar







