Hampir Dua Pekan Tawuran Maut di Kebon Jeruk, Keluarga Korban Desak Pelaku Terakhir Ditangkap

AKURAT.CO Keluarga korban tewas dalam tawuran maut di Jalan Salman, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, masih menanti penangkapan satu orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Hampir dua pekan setelah kejadian pada 26 Oktober 2026, terduga pelaku itu belum berhasil ditangkap karena melarikan diri.
Maidian Reviani, kakak korban, mengatakan, sebagian orang yang terlibat dalam tawuran tersebut telah diproses oleh kepolisian, termasuk mereka yang masih di bawah umur. Namun, masih ada satu orang yang hingga kini belum tertangkap.
"Jadi ini sudah dua minggu sejak kejadian 26 Oktober. Untuk pelaku yang terlibat tawuran semuanya sudah diproses, termasuk anak-anak di bawah umur. Nah, tinggal satu ini yang belum tertangkap karena kabur," ujar Maidian kepada wartawan, Minggu (8/11/2026).
Menurut Maidian, keluarga sempat memperoleh informasi bahwa terduga pelaku masih berkomunikasi dengan rekannya setelah kejadian. Dalam komunikasi tersebut, pelaku disebut menyampaikan bahwa dirinya dalam kondisi aman.
"Informasinya, pelaku pernah menghubungi rekannya dan bilang bahwa kondisinya aman. Namun, setelah itu sudah tidak bisa dihubungi lagi," katanya.
Belum tertangkapnya satu orang tersebut membuat keluarga korban memutuskan membawa persoalan ini ke media sosial.
Maidian mengatakan langkah itu dilakukan karena keluarga sudah menunggu hampir dua pekan tanpa mengetahui keberadaan terduga pelaku.
"Pihak keluarga akhirnya memutuskan untuk mengangkat persoalan ini ke media sosial karena sudah hampir dua minggu, tetapi pelakunya belum juga ditemukan," ungkapnya.
Maidian berharap terduga pelaku segera ditemukan dan ditangkap agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya melalui proses hukum.
"Semoga pelaku terakhir bisa segera ditemukan dan mendapatkan hukuman sesuai dengan apa yang telah diperbuat," tegas Maidian.
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Barat menangkap 19 orang yang diduga terlibat dalam tawuran antarkelompok di Jalan Salman, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin (26/10/2026) dini hari.
Peristiwa sekitar pukul 03.15 WIB itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi mengatakan, 19 orang yang diamankan terdiri atas tujuh orang dewasa dan 12 anak yang berhadapan dengan hukum (ABH).
Dari hasil penyelidikan, polisi mengidentifikasi empat orang yang diduga menjadi pelaku utama kekerasan terhadap korban.
Tiga orang diduga melakukan pembacokan, sedangkan satu orang lainnya diduga menyiramkan air keras.
"Ketiga orang yang diduga melakukan pembacokan itu telah ditangkap. Satu orang yang diduga melakukan penyiraman air keras masih dalam pengejaran (buron)," kata Nasriadi, Rabu (28/10/2026).
Baca Juga: Mengenal Hydroplaning pada Sepeda Motor dan Cara Menghindarinya Saat Hujan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar




