Hati-hati Jarak Usia Anak yang Terlalu Mepet Bisa Pengaruhi Kesehatan Mentalnya!

AKURAT.CO Memiliki kakak dan adik yang jarak usianya berdekatan cenderung memiliki dampak terburuk terhadap kesehatan mental anak-anak, demikian ungkap data di AS.
Baca Juga: Sejarah Kelahiran Nabi Muhammad SAW, dari Kehidupan Awal Hingga Berdirinya Islam
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan negatif paling kuat dengan kesehatan mental diamati di antara saudara kandung yang lahir dalam rentang waktu satu tahun.
“Jika Anda menganggap sumber daya orang tua seperti sebuah kue, satu anak berarti mereka bisa mendapatkan semua kuenya, semua perhatian dan sumber daya dari orang tua,” kata pemimpin peneliti Doug Downey, seorang profesor sosiologi di Ohio State University dalam rilis berita universitas. “Tetapi jika Anda menambahkan lebih banyak saudara kandung, setiap anak mendapat lebih sedikit sumber daya dan perhatian dari orang tuanya, dan hal itu mungkin berdampak pada kesehatan mental mereka.”
"Penjelasan tersebut semakin diperkuat oleh fakta bahwa saudara kandung yang jaraknya berdekatan mempunyai dampak paling negatif, karena anak-anak yang usianya lebih dekat akan bersaing untuk mendapatkan jenis sumber daya orang tua yang sama," kata Downey.
Namun, ada kemungkinan lain yang dapat memengaruhi kesehatan mental anak dengan banyaknya saudara kandung.
Misalnya, di Tiongkok dan AS, keluarga yang paling kaya memiliki kesehatan mental terbaik.
Untuk penelitian ini, para peneliti menganalisis data yang diambil dari lebih dari 9.400 siswa kelas delapan di Tiongkok dan 9.100 siswa kelas delapan di Amerika sebagai bagian dari penelitian yang sedang berlangsung di masing-masing negara.
Anak-anak di Tiongkok rata-rata memiliki satu atau lebih sedikit saudara kandung (0,89), sedangkan anak-anak AS rata-rata memiliki 1,6 saudara kandung.
Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa rumah yang penuh sesak mungkin bukan yang terbaik untuk kesehatan mental anak-anak dalam sebuah keluarga.
Baca Juga: Remaja Peretas GTA 6 Dihukum Rawat Inap Seumur Hidup di Rumah Sakit
Remaja yang berada dalam lingkup anggota keluarga yang banyak cenderung memiliki kesehatan mental yang lebih buruk dibandingkan mereka yang memiliki saudara kandung lebih sedikit, berdasarkan analisis terhadap anak-anak di Amerika Serikat dan Tiongkok.
Di Amerika Serikat, anak-anak yang tidak memiliki atau memiliki satu saudara kandung mempunyai kesehatan mental yang terbaik, sementara di Tiongkok, kesejahteraan terbaik ada di antara anak-anak tunggal, menurut laporan yang diterbitkan pada 9 Januari di Journal of Family Issues.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






