Ditodong Gubernur Bengkulu di Bandara, Ketua DPD RI Gercep Telepon Menkes

AKURAT.CO, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan B. Najamudin, tidak menyangka kedatangannya di Bandara Fatmawati Soekarno, Selasa (21/10/2025), akan disambut dengan cara yang unik oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan.
Begitu turun dari pesawat, Sultan langsung “ditodong” oleh Helmi Hasan yang dengan semangat menyampaikan aspirasi masyarakat Bengkulu: permintaan agar pemerintah pusat membangun rumah sakit tipe A di Provinsi Bengkulu.
“Begitu turun dari pesawat, Pak Gubernur langsung menyapa dan menyampaikan aspirasi. Saya pikir, inilah bentuk kepedulian kepala daerah terhadap masyarakatnya,” ujar Sultan sambil tersenyum mengenang momen tersebut.
Baca Juga: Gubernur Herman Deru Paparkan Potensi Sumsel di Hadapan Komite I DPD RI
Tanpa menunggu lama, Sultan pun langsung menghubungi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di hadapan Gubernur Helmi. Ia menyampaikan bahwa Bengkulu membutuhkan dukungan serius dari pemerintah pusat dalam bidang pelayanan kesehatan.
“Kebetulan saya lagi pulang kampung, Pak Menkes. Di samping saya ada Pak Gubernur, beliau punya program yang sangat baik untuk masyarakat,” kata Sultan dalam sambungan telepon pukul 13.37 WIB.
Mendengar hal itu, Gubernur Helmi Hasan kemudian ikut berbicara langsung dengan Menteri Kesehatan. Ia menjelaskan bahwa Bengkulu hanya memiliki satu rumah sakit rujukan utama, RS M. Yunus, yang berstatus tipe B.
Baca Juga: MPR dan DPD Sampaikan Belasungkawa, Minta Insiden Ojol Tewas Tidak Terulang
“Kalau rumah sakit M. Yunus penuh, pasien kita harus dirujuk ke Palembang lewat jalur darat. Jangankan orang sakit, orang sehat pulang dari Palembang bisa jadi sakit kalau dompetnya kosong,” ujar Helmi disambut tawa Sultan.
Helmi juga menegaskan bahwa proposal pembangunan RS Tipe A sudah diajukan oleh Pemprov Bengkulu ke Kementerian Kesehatan.
Dalam percakapan tersebut, Menteri Kesehatan Budi Sadikin menyatakan siap menindaklanjuti dan mendukung rencana pembangunan rumah sakit tipe A di Bengkulu.
Bagi Sultan, momen itu menunjukkan bagaimana sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pusat dapat terjalin secara cepat dan informal, selama niatnya tulus untuk rakyat.
“Itu spontan, tapi saya senang karena komunikasi seperti ini menunjukkan kepedulian dan keseriusan daerah memperjuangkan kebutuhan warganya,” tutup Sultan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai





