Akurat

Wakil Ketua DPR Dorong Sekolah Lebih Waspada Penggunaan Gadget dan Medsos

Ahada Ramadhana | 7 November 2025, 22:03 WIB
Wakil Ketua DPR Dorong Sekolah Lebih Waspada Penggunaan Gadget dan Medsos

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, mendatangi Rumah Sakit Islam Cempaka Putih untuk meninjau langsung kondisi korban ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jumat (7/11/2025).

Dia menekankan terhadap sekolah untuk ke depannya dapat menerapkan azas kehati-hatian bagi para siswa dalam penggunaan gadget, khususnya media sosial.

Menurut Dasco, disinyalir bahwa peristiwa ini disebabkan karena pengaruh besar media sosial.

"Ya kita imbau kepada sekolah-sekolah untuk kemudian nanti menerapkan asas kehati-hatian terutama kepada para murid, jangan melihat-lihat gadget ya itu antara lain. Mungkin tadi karena pengaruh yang dilihat di media-media sosial," jelasnya.

Baca Juga: Prabowo Instruksikan Penanganan Cepat Korban Ledakan di SMAN 72, Kapolri Ungkap Terduga Pelaku

Dasco menyampaikan keprihatinannya atas kejadian yang menimpa para korban.

"Kami sampaikan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan ini," ujarnya.

Dalam kunjungannya, Dasco mengungkapkan saat ini para korban masih dalam perawatan dan pengobatan medis.

"Yang dioperasi ada empat, yang kemudian masih dalam perawatan sekitar 20. Kira-kira delapan yang sebentar lagi boleh pulang. Dari total 60-an lebih yang dari tadi sudah masuk," katanya.

Baca Juga: Pemprov Jakarta Tanggung Semua Biaya Korban Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading

Dasco menegaskan bahwa kejadian ini masih dalam proses penyelidikan oleh polisi. Dia pun mendoakan bagi para korban agar diberikan keselamatan dan kesehatan kembali.

"Saat ini pihak kepolisian sedang dalam penyelidikan. Biar nanti kalau soal itu pihak kepolisian yang akan menyampaikan. Kita berdoa semoga yang dioperasi itu kemudian selamat dan sehat seperti sedia kala," jelasnya.

Dasco ditemani Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, serta Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, dan langsung memasuki ruangan instalasi gawat darurat (IGD).

Baca Juga: Fakta Ledakan SMAN 72 Jakarta: Kronologi, Bom Rakitan, hingga Korban Bullying

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, telah mendatangi RS Islam Cempaka Putih, yang menjadi salah satu lokasi perawatan korban ledakan SMAN 72. Dia mengatakan terdapat 54 korban.

"Data awal yang kita terima tadi sekitar 54 orang," katanya.

Irjen Asep belum menjelaskan detail penyebab ledakan. Dia hanya mengatakan korban mengalami luka ringan dan sedang.

"Ada luka ringan, ada luka sedang dan ada yang sudah pulang," katanya.

Baca Juga: Ledakan di Masjid SMAN 72 Kelapa Gading, Polisi Temukan Senjata Bertuliskan ‘Welcome to Hell’ dan Tangkap Terduga Pelaku

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK