Akurat Logo

Kabakom: Koperasi Punya Peran Penting Wujudkan Ekonomi Kerakyatan di Indonesia

Moehamad Dheny Permana | 1 November 2026, 22:30 WIB
Kabakom: Koperasi Punya Peran Penting Wujudkan Ekonomi Kerakyatan di Indonesia
Pengembangan koperasi diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. - Foto: CNBC Indonesia/Faisal Rahman

AKURAT.CO Keberadaan koperasi menjadi agen utama dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan.

Oleh karena itu, pemerintah terus mengoptimalkan peran koperasi. Agar pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung secara merata dan dirasakan hingga lapisan masyarakat terbawah.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Syahganda Nainggolan, mengatakan, koperasi merupakan fondasi utama dalam mengubah paradigma pembangunan ekonomi di Indonesia, dari yang berbasis persaingan pasar menjadi berbasis pemberdayaan masyarakat.

Perubahan paradigma inilah yang saat ini tengah dijalankan Presiden Prabowo Subianto.

"Bapak (Prabowo) hebat karena berhasil shifting paradigm dari competitive-based economic development menjadi communal-based economic development. Di mana agen utama pembangunan adalah koperasi," kata Syahganda, di Jakarta, Minggu (1/11/2026).

Baca Juga: GMNI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Mesin Ekonomi Rakyat

Upaya tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang menempatkan koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia.

Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah berupaya membangun ekosistem yang memungkinkan koperasi mengambil peran lebih besar dalam perekonomian nasional.

Salah satu inisiatif pemerintah untuk meningkatkan peran koperasi adalah melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Melalui KDKMP, masyarakat diharapkan dapat memperoleh barang kebutuhan dengan harga lebih terjangkau.

Sementara itu, pelaku usaha skala kecil, seperti petani dan pelaku UMKM, dapat lebih mudah memasarkan produknya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.