Akurat Logo

DPR Ajak Semua Pihak Merawat Persatuan Lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda

Ayu Rachmaningtyas | 28 Oktober 2026, 18:46 WIB
DPR Ajak Semua Pihak Merawat Persatuan Lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, bersama Wakil Ketua DPR, Saan Mustopa dan Cucun Ahmad Syamsurizal, menyampaikan pidato Peringatan 98 Tahun Sumpah Pemuda di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (28/10/2026). - Foto: Humas DPR RI

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, didampingi Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa dan Cucun Ahmad Syamsurizal, menyampaikan pidato Peringatan 98 Tahun Sumpah Pemuda di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Dalam pidato itu, DPR menegaskan semangat Sumpah Pemuda sebagai pijakan legislasi dan pengawasan di tengah ketidakpastian global.

Dasco mengingatkan, pemuda 1928 datang dengan latar berbeda, tetapi sepakat menempatkan cita-cita bangsa di atas kepentingan kelompok. Semangat itu dinilai relevan ketika ketegangan global berimbas hingga ke dapur keluarga Indonesia.

"Persatuan tidak boleh berhenti menjadi semboyan. Ia harus menjelma jadi kemampuan negara dalam mengambil keputusan yang tepat, cepat, dan adil," ujarnya.

Mengenai kabut asap lintas batas, Dasco menilai perhatian Malaysia dan Singapura patut dihargai, dengan prioritas pelindungan warga terdampak. Ia mendorong parlemen-parlemen ASEAN bekerja sama lebih erat, tidak hanya saat krisis.

Baca Juga: Hari Sumpah Pemuda, Pemerintah Ajak Anak Muda Lanjutkan Perjuangan Lewat Karya dan Inovasi

"Kritik tidak perlu dibalas dengan ketersinggungan; kritik perlu dijawab dengan kerja yang dapat diuji," katanya.

Di dalam negeri, Dasco mengajak partai dan fraksi berdiri bersama ketika bangsa membutuhkan, agar parlemen hadir membenahi tata kelola negara. Pada Masa Persidangan I, DPR bersama pemerintah telah menyetujui tiga undang-undang: Pengaturan Reforma Agraria, Pelindungan Ketenagakerjaan, dan Satu Data Indonesia. Pada Masa Persidangan II, empat rancangan undang-undang (RUU) akan dibahas: Keamanan dan Ketahanan Siber, Masyarakat Adat, Administrasi Kependudukan, serta Perampasan Aset.

Untuk RUU Perampasan Aset, Dasco menekankan due process of law "agar ketegasan tidak berubah menjadi kesewenang-wenangan."

Keempat agenda itu akan diintegrasikan dalam kerangka Satu Data Indonesia, yang dirangkum dalam seruan "Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Satu Data Indonesia."

Kepada generasi muda, Dasco berpesan agar menjaga watak bangsa, yakni berani tanpa gegabah, terbuka tanpa tunduk, bersatu tanpa kehilangan nalar kritis.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.