Prabowo Bangga dengan Prestasi Setahun Danantara, Return on Asset Naik 300 Persen

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, mendorong peningkatan kinerja Badan Pengelola Investasi Danantara guna memperkuat pengelolaan aset negara dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional.
Dia menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, dia mendorong jajaran pimpinan untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.
"Dalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,” tegas Prabowo, di tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia, di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Dia juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.
"Kalau hanya 5 persen return on asset, berarti Danantara harus kembalikan ke negara 50 miliar dolar tiap tahun. 50 miliar dolar adalah 800 triliun," ujarnya.
Meski demikian, Presiden turut mengapresiasi capaian kinerja Danantara pada tahun pertama operasionalnya yang dinilai mulai menunjukkan hasil nyata. Berdasarkan laporan yang diterimanya, tingkat pengembalian aset pada 2025 meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Saya dapat laporan, saya cukup gembira, return on asset satu tahun 2025 dibandingkan tahun sebelum-sebelumnya sudah naik lebih dari 300 persen. Ini cukup baik dan ini membuktikan premis kita mendirikan Danantara ini," kata Presiden.
Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan pentingnya konsolidasi pengelolaan perusahaan-perusahaan negara di bawah satu manajemen yang terintegrasi. Pengelolaan yang terpusat menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi serta kinerja investasi, terutama dengan jumlah entitas usaha yang sangat besar.
"Tidak mungkin suatu manajemen yang baik kalau tidak di satu kendali, di satu tangan, di satu manajemen. Tidak mungkin kita mengelola 250 perusahaan, bahkan ternyata saya baru tahu, bukan 250, seribu perusahaan lebih," ungkap Presiden.
Baca Juga: Danantara Umumkan Dua Pemenang Mitra Operator PSEL Bekasi dan Denpasar
Menurutnya, keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.
"Kita bersyukur, kita sekarang sudah punya suatu badan bisa disetarakan dengan sovereign wealth fund di dunia. Kita bersyukur sekarang Indonesia punya sovereign wealth fund mungkin ke-6, ke-7 terbesar di dunia," tutur Presiden.
Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T







