Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewat Jalur yang Tepat agar Aman dari Serangan

AKURAT.CO Komisi I DPR RI menekankan pentingnya langkah cepat dan tepat pemerintah dalam mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kawasan konflik, menyusul memanasnya perang Israel-AS melawan Iran.
Konflik bersenjata tersebut kini telah memasuki hari ke-6 dengan eskalasi yang semakin meluas dan intens. Situasi ini dinilai semakin berbahaya bagi keselamatan warga sipil, termasuk WNI yang masih berada di wilayah Iran.
"Perang Israel-AS melawan Iran sudah memasuki hari ke-6 dan skalanya semakin meluas serta memanas. Karena itu, Kementerian Luar Negeri melalui KBRI harus bergerak cepat melakukan langkah-langkah evakuasi bagi WNI, khususnya yang berada di Iran," kata Anggota Komisi I DPR, Oleh Soleh, dalam keterangannya, Jumat (6/3/2026).
Baca Juga: Timur Tengah Makin Memanas, Pemerintah Bakal Evakuasi 15 WNI dari Teheran
Laporan terbaru menunjukkan bahwa hingga saat ini Israel-AS telah melakukan serangan ke sekitar 150 kota di Iran. Kondisi tersebut tentu sangat berisiko terhadap keselamatan WNI yang berada di wilayah terdampak konflik.
"Dengan serangan yang sudah menjangkau sekitar 150 kota di Iran, situasi ini sangat membahayakan keselamatan WNI. Negara harus hadir memastikan perlindungan maksimal bagi setiap warga negara,” tambah Oleh Soleh.
Dia menegaskan bahwa evakuasi tidak selalu harus berarti memulangkan seluruh WNI ke Indonesia. Pemerintah dapat mempertimbangkan opsi evakuasi ke negara-negara tetangga Iran, yang dinilai lebih aman dari dampak peperangan.
"Evakuasi tidak harus selalu membawa pulang WNI ke Indonesia. Mereka bisa dipindahkan sementara ke negara tetangga Iran yang relatif aman dari konflik. Kita juga harus memahami bahwa tidak semua WNI ingin langsung pulang ke Indonesia," jelasnya.
Dia menilai, jalur darat dapat menjadi opsi paling realistis untuk proses evakuasi, mengingat kondisi ruang udara yang berpotensi tidak stabil di tengah konflik militer. Yang paling dekat adalah jalur darat ke Azerbaijan. Setelah itu baru melalui jalur udara.
Baca Juga: Konflik Iran Memanas, DPR Desak Pemerintah Siaga Dampak Ekonomi dan Keselamatan WNI
"Evakuasi melalui darat harus melalui jalur yang tepat, sehingga tidak menjadi sasaran serangan Israel-AS. Jalur darat ke Azerbaijan menjadi yang paling realistis," beber legislator asal Dapil Jawa Barat XI itu.
Selain itu, Oleh Soleh juga mengimbau para WNI yang berada di wilayah konflik untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Dia meminta mereka untuk terus menjalin komunikasi dan mengikuti arahan dari perwakilan pemerintah Indonesia di luar negeri.
"Saya meminta para WNI untuk tetap tenang dan waspada. Terus berkoordinasi dengan perwakilan Indonesia di sana serta mengikuti setiap arahan resmi yang diberikan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 7Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta







