Istana Pastikan Retreat Kepala Daerah Bukan Pemborosan Anggaran

AKURAT.CO Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) RI memastikan bahwa retreat kepala daerah tidak akan memboroskan anggaran. Sebaliknya, agenda ini justru akan lebih menghemat pengeluaran.
"Retreat kepala daerah 2025 merupakan contoh nyata dari penghematan anggaran dan penghematan waktu," ucap Juru Bicara PCO RI, Hariqo Satria melalui X pribadinya @hariqosatria, Minggu (16/2/2025).
Menurutnya, wacana retreat kepala daerah yang akan digelar di Magelang justru lebih hemat karena durasi kegiatannya juga akan digelar lebih singkat.
"Sesuai perintah undang-undang, pembekalan kepala daerah terpilih harus dilaksanakan, namun jumlah kegiatan dan harinya jauh sekali berkurang. Kegiatan ini biasanya lebih dari sebulan, kini lebih efektif dan efisien karena menjadi 7 hari," ujarnya.
Baca Juga: Penjelasan Istana Soal Biaya Retreat Kepala Daerah: Rencananya Cost Sharing, Tapi Dibatalkan
"Dua kegiatan besar juga digabung menjadi satu kegiatan. Sehingga ibu bapak kita yang menjadi kepala daerah, tidak bolak balik ke Jakarta, hemat transportasi," lanjutnya.
Dia juga memastikan, bahwa biaya retreat kepala daerah sepenuhnya menggunakan anggaran Kementerian Dalam Negeri, tanpa memberi beban kepada Pemerintah Daerah.
"Justru retreat kepala daerah 2025 ini merupakan contoh nyata dari penghematan anggaran dan penghematan waktu. Hal ini sesuai dengan arahan dan perintah dari Presiden kita Bapak Prabowo Subianto," ungkapnya.
Sebelumnya, Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) RI memastikan bahwa biaya retreat kepala daerah yang akan digelar di Magelang bersama Presiden Prabowo Subianto akan ditanggung seluruhnya oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Kepala PCO RI, Hasan Nasbi, mengatakan keputusan ini diambil setelah Kemendagri melakukan rekonstruksi anggaran dan memastikan punya kemampuan untuk membiayai kegiatan tersebut.
"Berdasarkan edaran terbaru dari Kementerian Dalam Negeri, retreat di Magelang nanti itu sepenuhnya menjadi biaya Kementerian Dalam Negeri setelah direkonstruksi anggarannya," ujar Hasan kepada wartawan di Kantor PCO RI, Jakarta, Jumat (14/2/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah







