Pertama Kali dalam Sejarah, Bupati dan Walikota Bakal Dilantik Presiden

AKURAT.CO Pertama kali dalam sejarah politik dan pemerintahan Indonesia, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota hasil Pilkada serentak 2024 akan dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto, pada tanggal 6 Februari 2024 mendatang.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong. Dia merasa bangga karena akhirnya DPR bersama pemerintah bisa mencetak sejarah karena seluruh kepala daerah akan dilantik presiden.
Di mana, dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada Pasal 164B menyatakan bahwa Presiden sebagai pemegang kekuasaan pemerintahan dapat melantik Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota secara serentak.
"Sebagian besar harapan dari aspirasi yang kami terima, Bupati juga berharap dilantik oleh Presiden, jadi mereka ingin juga sekali-kali juga dilantik di Istana, karena selama ini para Bupati hanya dilantik oleh Gubernur dan bahkan kadang-kadang juga dilantik PJ Gubenur," kata Bahtra, dikutip Sabtu (25/1/2025).
Baca Juga: Mendagri: Percepatan Pelantikan Kepala Daerah Berikan Dampak Positif
Dia menjelaskan, ada tiga alasan kenapa Fraksi Gerindra menghendaki pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Waki Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota perlu dilantik serentak pada tanggal 6 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto di Ibukota Negara.
"Pertama paling rasional baik dari segi pertimbangan hukum, politik maupun efektifitas pemerintahan daerah, kedua, efisiensi anggaran, dan yang ketiga sinergitas pemerintahan pusat dan daerah," jelasnya.
Menurutnya, pemerintah diwakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, sudah pula memaparkan kepada Komisi II DPR mengenai landasan yang terukur mengapa seluruh kepala daerah harus dilantik presiden.
"Kenapa kami memilih opsi ini, karena tentu pemerintah dalam hal ini diwakili oleh Kemendagri Pak Tito sudah menyampaikan sangat lengkap, landasan yuridisnya sudah disampaikan, landasan filosofisnya juga sudah disampaikan, terukur jelas dan tentu juga pemerintah sudah menyampaikan konsekuensi-konsekuensi dari pilihan-pilihan yang akan dipilih," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








