Akurat Logo

Asap Karhutla Masuk Jakarta, BPBD Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Okto Rizki Alpino | 16 Oktober 2026, 22:07 WIB
Asap Karhutla Masuk Jakarta, BPBD Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Ilustrasi - Polusi udara di Jakarta

AKURAT.CO Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar ruangan, menyusul masuknya asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ke wilayah Jakarta.

Ketua Pelaksana BPBD Jakarta, Marulitua Sijabat, meminta masyarakat memantau informasi kualitas udara secara berkala. Warga yang harus beraktivitas di luar rumah, disarankan menggunakan masker N95 atau KN95 untuk mengurangi paparan polutan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk memantau informasi kualitas udara secara berkala, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi memburuk dan menggunakan masker N95/KN95," kata Marulitua kepada wartawan, Jumat (16/10/2026).

Baca Juga: Tangani Karhutla, Menko PM Gandeng Perusahaan Beri Bantuan Masker dan Air Bersih

Dia mengingatkan kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, dan warga yang memiliki gangguan pernapasan, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah.

Dia juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Warga diminta mengikuti informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dinas Lingkungan Hidup Jakarta, Dinas Kesehatan Jakarta, serta BPBD Jakarta.

Baca Juga: Menko Polkam Akui Beratnya Penanganan Karhutla, Butuh Dukungan Semua Pihak

Sementara itu, Ketua Tim Analisis dan Pengelolaan Citra Satelit dan Deteksi Petir BMKG, Alpon Sepriando, mengatakan asap karhutla bukan satu-satunya sumber polutan dan aerosol di atmosfer. Emisi kendaraan bermotor dan aktivitas industri juga dapat menghasilkan partikel pencemar dengan karakteristik tertentu.

"Jadi identifikasi sumber asap tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan tampilan citra satelit," kata Alpon.

Menurut dia, pemantauan lebih lanjut perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mengidentifikasi kondisi atmosfer dan sumber pencemaran secara lebih akurat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.