Roy Suryo Sindir Budi Arie: Gagal Total Amankan PDN Malah Diberi Penghargaan

AKURAT.CO Fenomena bagi-bagi bintang penghargaan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), kepada para pejabat dan menteri, menuai banyak sorotan masyarakat.
Salah satunya penghargaan yang Jokowi berikan kepada Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, yaitu gelar Bintang Mahaputera Pratama.
"Ada yang sedang bagi-bagi bintang, dan salah satu penerima bintang yaitu Bintang Mahaputera Pratama adalah orang ini," kata pengamat telematika, Roy Suryo, sembari menunjukkan foto Budi Arie, kepada wartawan, Kamis (15/8/2024).
Dia mengkritik, bahwa Jokowi seperti sedang berguyon karena memberikan bintang tersebut kepada Budi Arie. Sebab, menurutnya Budi tidak pantas menerima penghargaan tersebut.
Baca Juga: Kelalaian Menkominfo Budi Arie dalam Kasus Kebocoran PDN Mencoreng Kepemimpinan Jokowi
Salah satu yang membuatnya tak pantas diberi penghargaan adalah karena kegagalan Budi menyelesaikan masalah peretasan Pusat Data Nasional (PDN).
"Lucunya malah salah satu Penerimanya adalah orang yang dua bulan lalu telah terbukti gagal total dalam mengamankan Pusat Data Nasional malah diberikan bintang jasa," ucapnya sambil tertawa.
"Dan yang seharusnya (PDN) diresmikan 17 Agustus 2024 besok, dan sempat disebut kebodohan nasional oleh DPR-RI, juga barusan malah terjadi kebocoran data lagi, terwelu!" tutup Roy Suryo.
Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan anugerah tanda jasa dan kehormatan kepada 64 tokoh. Menkominfo Budi Arie Setiadi salah satu yang menerima tanda jasa dan kehormatan tersebut.
Penganugerahan itu digelar di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/8/2024). Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyematkan langsung kepada 64 tokoh tersebut, termasuk Menkominfo Budi Arie Setiadi.
Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Pratama kepada Menkominfo Budi Arie Setiadi berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 105/TK/Tahun 2024 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 9 Agustus 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta






