PNM-Kementerian UMKM Perkuat Literasi Usaha bagi Pengusaha Mikro di Kalimantan Barat

AKURAT.CO PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan dan literasi usaha bagi pengusaha ultra mikro di Indonesia.
Melalui acara Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro yang berlangsung di Auditorium Universitas Tanjungpura, PNM berkolaborasi dengan Kementerian UMKM untuk menyerahkan 1.000 Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada para pelaku usaha UMKM di Kalimantan Barat.
Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya PNM dalam membangun ekosistem usaha yang lebih kuat dan berkelanjutan melalui sinergi lintas pemangku kepentingan.
Selain memfasilitasi perizinan usaha, PNM juga aktif memberikan pelatihan literasi usaha dan pendampingan yang mencakup aspek legalitas bisnis, akses permodalan, serta strategi pengembangan usaha.
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menegaskan, legalitas usaha bukan hanya dokumen administratif, tetapi juga langkah strategis untuk meningkatkan daya saing para pengusaha mikro.
Baca Juga: Nonton Film dan Series dengan Aman: Inilah 11 Aplikasi Resmi Selain LK21, Layarkaca21, dan Dunia21
“Hingga saat ini, kami telah membantu penerbitan NIB bagi sekitar 2,2 juta nasabah di seluruh Indonesia. Legalitas usaha ini menjadi modal dasar mereka untuk mengakses pendanaan, menjalin kerja sama dengan pihak lain, serta memperluas pasar mereka,” jelas Arief, Kamis (13/3/2025).
Dalam kegiatan ini, Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, juga menekankan pentingnya kolaborasi antara PNM dan Kementerian UMKM dalam memperkuat sektor UMKM di Indonesia.
Ia mengungkapkan, kegiatan ini berhasil mensertifikasi total 9.402 izin usaha, termasuk 1.000 NIB yang diterbitkan melalui koordinasi dengan PNM.
“Total per hari ini ada kurang lebih 9.402 sertifikasi perizinan yang diserahkan. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.000 NIB berhasil diterbitkan melalui kerja sama dengan PNM. Selain itu, Bank Indonesia juga memberikan 300 sertifikasi halal untuk para pengusaha kecil,” kata Maman.
Sebagai bagian dari program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU), PNM juga memberikan pelatihan literasi usaha kepada para nasabahnya, terutama dalam mengoptimalkan legalitas bisnis dan strategi pengembangan usaha.
Program ini diharapkan mampu membantu para pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha mereka, khususnya dalam menghadapi momentum Ramadan 2025.
PNM optimis, melalui pendekatan holistik dalam mendukung edukasi bisnis dan legalitas usaha, para nasabah PNM Mekaar akan semakin mandiri dan mampu memberikan kontribusi positif bagi perekonomian di daerahnya masing-masing.
Baca Juga: Perempat Final Liga Champions: Madrid vs Arsenal, Munchen vs Inter, Barcelona vs Dortmund
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah








