Strategi Baru Perkuat Rupiah ala Bos BI

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) memilih untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 5,75%. Kendati demikian, bank sentral memperkuat instrumen kebijakan lain guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan menarik arus modal asing.
Gubernur BI, Perry Warjiyo menjelaskan, langkah penahanan suku bunga acuan ini ditempuh di tengah situasi ketidakpastian ekonomi global yang masih relatif tinggi.
"BI memperluas kebijakan insentif dan sejumlah kebijakan lain untuk meningkatkan aliran masuk investasi portofolio asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah," ujar Perry dalam konferensi pers hasil RDG BI di Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Baca Juga: Rupiah Menguat 0,76 Persen DIbanding Posisi Mei 2026, Perry: Didukung Respons Stabilisasi BI
Selain menahan suku bunga acuan, lanjut Perry, pihaknya juga akan mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valuta asing (valas). Langkah tersebut dibarengi dengan peningkatan likuiditas sistem keuangan serta memitigasi segmentasi likuiditas di sektor perbankan.
Menurut Perry, bauran kebijakan terintegrasi tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas eksternal moneter.
Dengan begitu, BI tidak perlu menambah tekanan terhadap aktivitas ekonomi domestik lewat kenaikan suku bunga lanjutan.
Langkah akomodatif ini diambil pasca bank sentral bergerak agresif mengerek BI Rate sebesar 100 basis poin (bps) dalam dua bulan terakhir.
Meski tidak menaikkan suku bunga, BI menilai stabilitas rupiah dan inflasi tetap dapat dimitigasi.
Tentunya, lanjut Perry, melalui kombinasi instrumen moneter, kebijakan makroprudensial, serta pendalaman pasar keuangan.
Baca Juga: Perry Warjiyo Harus Mundur jika Rupiah Terus Melemah
"Adapun untuk realisasi inflasi pada periode 2026 dan 2027, kami memproyeksikan angkanya tetap aman bergerak dalam kisaran sasaran 2,5% plus minus 1%," paparnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK










