Akurat Logo

Dugaan Makar Diusut, Kepala Bakom: Prabowo Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Moehamad Dheny Permana | 8 November 2026, 23:06 WIB
Dugaan Makar Diusut, Kepala Bakom: Prabowo Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala Bakom, Syahganda Nainggolan, menyebut Presiden Prabowo berkomitmen membuktikan penegakan hukum. - Foto: Bakom RI

AKURAT.CO Jika dulu hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas, kini Presiden Prabowo Subianto mencoba merombak paradigma tersebut.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Syahganda Nainggolan, memastikan Presiden Prabowo berkomitmen membuktikan bahwa hukum tegak untuk siapa pun.

"Penangkapan oknum jenderal penyadap pembangkang yang terindikasi makar menegaskan tidak ada lagi yang kebal aturan," kata Syahganda, melalui keterangannya, Minggu (8/11/2026).

Ia menjelaskan, dari pengungkapan kasus ini, presiden ingin mengingatkan seluruh pejabat dan birokrat bahwa seluruh fasilitas yang mereka nikmati berasal dari rakyat.

Kepada para petani dan nelayan Presiden Prabowo pun ingin menyampaikan bahwa merekalah pahlawan bangsa karena tidak pernah berhenti memenuhi kebutuhan dasar seluruh masyarakat.

Baca Juga: Di Tengah Geger Penyadapan, Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang

Syahganda mengatakan, dibangunnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Sekolah Rakyat, Program Perlindungan Sosial (Perlinsos), Cek Kesehatan Gratis (CKG), hingga perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah bukti komitmen Presiden Prabowo yang senantiasa berpihak kepada rakyat.

Di sektor pertanian, presiden juga memangkas ratusan aturan berbelit. Dulu aturan untuk mendapat pupuk bersubsidi dibuat sulit, sekarang dipangkas habis.

"Kini, pupuk gampang didapat. Angka Nilai Tukar Petani tembus 132, paling tinggi yang pernah ada," kata Syahganda.

Baru dua tahun pemerintahan Prabowo berjalan, Indonesia sudah dinyatakan swasembada untuk delapan komoditas. Kini produksi beras Indonesia tertinggi dalam sejarah dan cadangan beras kita mencapai posisi terkuat.

"Perjuangan belum selesai. Persatuan adalah modal terbesar kita," tegas Syahganda.

Baca Juga: Penyadapan Prabowo Libatkan Empat Jenderal, Kini Pemberi Perintah Diburu

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.