Menkeu Singgung Kesehatan APBN dan Kerja Sama dengan Australia di Sao Paulo
Silvia Nur Fajri | 29 Februari 2024, 09:53 WIB

AKURAT.CO Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, dalam pertemuan bilateral Menteri Keuangan dan Gubenur Bank Sentral G20 dan ia berbincang dengan Treasurer of Australia, Jim Chalmers, mengupas sejumlah isu strategis terkait perekonomian kedua negara di Sao Paulo Kamis (28/2/2024).
Sri Mulyani menekankan pentingnya menjaga kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai modal utama bagi kemajuan Indonesia.
Dalam pernyataannya, Sri Mulyani menegaskan bahwa keberadaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang tetap sehat, kredibel, dan prudent merupakan modal utama bagi kemajuan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi. Pernyataan ini disampaikan Sri Mulyani dalam rangka mempertahankan stabilitas ekonomi negara.
Menurut Sri Mulyani, APBN yang sehat dan kredibel memberikan fondasi yang kuat bagi Indonesia untuk terus melangkah maju di tengah dinamika ekonomi global yang tidak pasti. Dengan mempertahankan
"APBN yang tetap sehat, kredibel, dan prudent adalah modal utama agar Indonesia mampu terus melangkah maju dan melewati berbagai tantangan," kata Sri Mulyani dikutip dari Instagram @smindrawati, Jumat (29/2/2024).
Ia juga memaparkan kinerja APBN Indonesia pada tahun 2023 yang sangat baik, serta upaya pemerintah dalam menjaga kesehatan dan kredibilitas APBN tanpa mengorbankan agenda pembangunan nasional.
Sementara itu, ia menyampaikan rencana Australia terkait reformasi perpajakan yang dijadwalkan akan diimplementasikan sekitar pertengahan tahun 2024. Pertukaran informasi antara kedua negara ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama ekonomi bilateral dan mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan G20.
"Jim menyampaikan kesibukannya terkait reformasi perpajakan yang akan diimplementasikan Pemerintah Australia sekitar pertengahan tahun 2024," ungkapnya.
Pertemuan antara Sri Mulyani dan Jim Chalmers ini merupakan bagian dari agenda persiapan jelang Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 yang digelar hari ini. Tidak hanya membahas isu ekonomi global, pertemuan ini juga menjadi momentum penting bagi Indonesia dan Australia untuk memperkuat kerjasama dalam berbagai bidang strategis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 6Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026: The Black Cats Bisa Tahan Tim Belanda?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag









