Akurat Logo

Sering Dianggap Sepele, Ternyata Ini Bahaya Mini Stroke yang Wajib Diwaspadai

Redaksi Akurat | 18 September 2026, 08:30 WIB
Sering Dianggap Sepele, Ternyata Ini Bahaya Mini Stroke yang Wajib Diwaspadai
Ilustrasi mini stroke.

AKURAT.CO Mini stroke atau Transient Ischemic Attack (TIA) kerap dianggap sepele karena gejalanya hanya berlangsung sementara.

Setelah gejala menghilang dalam hitungan menit, seseorang bisa merasa kembali normal dan mengabaikan kondisi tersebut.

Padahal, TIA merupakan tanda bahwa aliran darah ke otak sempat terganggu. Kondisi ini perlu mendapat perhatian medis karena dapat menjadi peringatan adanya risiko stroke di kemudian hari.

Pengertian Mini Stroke (TIA)

Mini stroke terjadi ketika aliran darah ke bagian otak mengalami gangguan sementara, umumnya akibat penyumbatan pembuluh darah.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan munculnya gejala seperti pada stroke, tetapi gejalanya kemudian menghilang.

Berbeda dengan stroke yang dapat menyebabkan kerusakan otak permanen, TIA tidak menyebabkan kerusakan jaringan otak permanen yang terlihat seperti pada stroke. Meski demikian, TIA tetap merupakan kondisi yang membutuhkan penanganan segera.

Risiko stroke setelah mengalami TIA juga dapat meningkat, terutama dalam waktu dekat setelah kejadian.

Karena itu, seseorang yang mengalami gejala TIA sebaiknya segera mendapatkan pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab dan menurunkan risiko stroke.

Gejala Mini Stroke yang Sering Diabaikan

Gejala TIA biasanya muncul secara tiba-tiba dan dapat berlangsung singkat. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:

▪ Kelemahan atau mati rasa secara mendadak pada salah satu sisi tubuh.

▪ Wajah tampak turun atau tidak simetris.

▪ Kesulitan berbicara atau memahami ucapan.

▪ Penglihatan tiba-tiba kabur, ganda, atau kehilangan penglihatan pada salah satu mata.

▪ Pusing, kesulitan berjalan, atau kehilangan keseimbangan secara tiba-tiba.

Meski gejala tersebut menghilang dengan sendirinya, kondisi ini tidak boleh diabaikan. Segera cari pertolongan medis atau datang ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan.

Baca Juga: Revisi UU Pemilu, Bahlil Sebut Ambang Batas Parlemen Ideal 5 Persen

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.