Daftar Gadai dan Pinjaman Ilegal Yang Diblokir OJK, Hati-hati!

AKURAT.CO Masyarakat perlu lebih cermat sebelum mengajukan pinjaman online, mengunduh aplikasi keuangan, atau melakukan transaksi melalui situs yang menawarkan investasi dan produk keuangan.
Pasalnya, ada ratusan alamat URL yang dikelompokkan ke dalam 4 kategori, yakni pinjaman online ilegal, investasi ilegal, impersonasi, dan pinjaman pribadi ilegal telah diblokir OJK karena ilegal.
Lampiran dokumen OJK bertajuk "Daftar Gadai dan URL/Website Pinjaman Online Ilegal" tersebut mencantumkan alamat situs, tautan aplikasi, akun media sosial, hingga unggahan di sejumlah grup.
Baca Juga: Bos OJK: Online Scam Adalah Kejahatan Transnasional, Dibutuhkan Penanganan Kolektif
Nama yang tercatat pun beragam, mulai dari layanan yang menggunakan istilah pinjaman dan kredit hingga akun yang mencantumkan nama individu.
Secara keseluruhan, terdapat 330 entri dalam 4 kategori pada dokumen tersebut. Rinciannya terdiri atas 241 entri pinjaman online ilegal, 8 entri investasi ilegal, 74 entri impersonasi, dan 7 entri pinjaman pribadi ilegal. Di luar itu, ada 11 gadai ilegal yang juga harus diwaspadai.
Banyaknya tautan yang dicantumkan menunjukkan bahwa masyarakat perlu memeriksa alamat situs dan identitas penyedia layanan secara teliti. Nama aplikasi atau tampilan situs saja tidak cukup untuk memastikan legalitas suatu layanan keuangan.
Cara Menghindari Gadai, Pinjaman dan Investasi Ilegal
Masyarakat sebaiknya tidak hanya mengandalkan nama aplikasi, situs, atau akun media sosial ketika menilai suatu layanan keuangan. Pemeriksaan identitas penyedia dan status perizinan melalui kanal resmi otoritas terkait tetap diperlukan.
Hindari pula memberikan data pribadi, PIN, kode OTP, maupun mentransfer uang sebelum memastikan identitas pihak yang menawarkan layanan. Apabila menemukan situs atau akun yang mencurigakan, masyarakat dapat melakukan pengecekan dan menyampaikan pengaduan melalui kanal resmi otoritas terkait.
11 Entri Gadai Ilegal
Lampiran Oktober 2026 juga mencatat 11 tautan dalam kategori pinjaman pribadi ilegal.
No. | Nama Brand | Nama Pemilik | Dev |
|---|---|---|---|
1 | Abizar Phone Cell | Andi Iwan | |
2 | PT Sarara Gadai Indonesia | Arifandi Nugroho | |
3 | Gadai Rama | Gadai Rama | |
4 | Jastip Gadai & Rental iPhone | Azizah | |
5 | Bos Muda Gadai | Diki | |
6 | Solution Cell | Solution Cell | |
7 | Khrisna Celluler | Khrisna Celluler | |
8 9 10 11 | Nuskam Cell Gadai Sumber Terang Gadai Mayora PT Solusi Intira Sejahtera | Nuskam Cell Gadai Sumber Terang Gadai Mayora PT Solusi Intira Sejahtera |
8 Entri Investasi Ilegal
Selain pinjaman online, lampiran tersebut memuat delapan entri dalam kategori investasi ilegal. Mereka adalah situs Cari Uang, Indosignal FX, dan Olymptrade, serta sejumlah akun media sosial dan kanal Telegram yang menggunakan nama Olymptrade.
No. | URL | Nama | Dev |
|---|---|---|---|
1 | Cari Uang | ||
2 | Indosignal FX | ||
3 | Olymptrade | ||
4 | Olymptrade Indonesia | ||
5 | OLYMPTRADE ADHAMCY | ||
6 | Olymptrade Community | ||
7 | ALLIANCE OLYMPTRADE 1 | ||
8 | tabunganemas.my.id (Tabungan Emas Group) |
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon









