Akurat Logo

BEI Bidik Transaksi Harian Rp21 Triliun pada 2027, Laba Naik 22,76 Persen

Esha Tri Wahyuni | 28 Oktober 2026, 15:39 WIB
BEI Bidik Transaksi Harian Rp21 Triliun pada 2027, Laba Naik 22,76 Persen
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik

AKURAT.CO PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan rata-rata nilai transaksi harian mencapai Rp21 triliun pada 2027. Target tersebut naik 16,7% dibandingkan target dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2026 revisi sebesar Rp18 triliun.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan, target transaksi tersebut menjadi salah satu asumsi utama dalam penyusunan RKAT 2027. Perseroan juga membidik peningkatan jumlah investor aktif serta pertumbuhan pencatatan efek baru untuk menopang aktivitas pasar modal.

"Pertama, rata-rata nilai transaksi harian ditargetkan sebesar Rp21 triliun, meningkat 16,7 persen dibandingkan RKAT 2026 revisi yaitu sebesar Rp18 triliun," kata Jeffrey dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BEI, Rabu (28/10/2026).

Baca Juga: BEI Anggarkan Rp380,7 Miliar untuk Belanja IT pada 2027

Selain nilai transaksi, BEI menargetkan rata-rata investor aktif bulanan mencapai 1,3 juta investor pada 2027. Angka tersebut meningkat 44,4% dibandingkan target dalam RKAT 2026 revisi sebanyak 900 ribu investor.

Untuk mencapai sasaran tersebut, BEI akan memperluas kegiatan edukasi, literasi, dan aktivasi investor melalui jaringan kantor perwakilan, galeri investasi, serta kanal digital.

Jeffrey mengatakan pengembangan pasar modal juga akan dilakukan melalui peningkatan kualitas perusahaan tercatat, penguatan likuiditas, dan perluasan pilihan produk investasi.

"Ketiga asumsi tersebut menjadi landasan dalam penyusunan proyeksi kinerja dan anggaran bursa tahun 2027 dengan tetap memperhatikan dinamika pasar dan keberlanjutan pertumbuhan ke depan," ujarnya.

Dari sisi keuangan, BEI memproyeksikan total pendapatan mencapai Rp2,59 triliun pada 2027. Nilai tersebut tumbuh 14,6% dibandingkan target dalam RKAT 2026 revisi.

Pendapatan tersebut ditopang oleh aktivitas transaksi efek, jasa pencatatan efek, serta layanan data kebursaan. Dengan demikian, pencapaian target pendapatan akan berkaitan dengan perkembangan aktivitas perdagangan dan permintaan atas layanan yang disediakan bursa.

BEI juga memproyeksikan laba bersih sebesar Rp563,9 miliar pada 2027, meningkat 22,76% dibandingkan RKAT 2026 revisi.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.