IHSG Sesi I Naik 0,55 Persen ke 6.141,97

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan sesi I Jumat (17/7/2026), naik 33,76 poin atau 0,55% ke posisi 6.141,97, setelah bergerak di kisaran 6.079 hingga 6.153.
Hingga penutupan sesi I, sebanyak 15,75 miliar lembar saham berpindah tangan dengan nilai transaksi mencapai Rp 7,23 triliun dari 1.157.012 kali transaksi.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 320 saham menguat, 275 saham melemah, sedangkan 192 saham ditutup tidak berubah.
Baca Juga: IHSG Ditaksir Konsolidasi, Investor Agar Selektif Pilih Menu Saham Hari Ini
Secara teknikal, peluang penguatan IHSG dinilai masih terbuka. Indeks masih bergerak di atas rata-rata pergerakan lima hari (MA5) dan 20 hari (MA20).
Sementara indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) menunjukkan pelebaran positive slope yang mengindikasikan momentum bullish masih terjaga.
"Dengan demikian, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji area resistance 6.125–6.175 pada perdagangan Jumat (17/7/2026)," tulis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, dikutip Jumat (17/7/2026).
Senada, MNC Sekuritas juga memperkirakan IHSG masih memiliki ruang kenaikan pada perdagangan besok. Menurut perusahaan sekuritas tersebut, indeks berpotensi bergerak menuju kisaran 6.137 hingga 6.254, meski investor tetap perlu mewaspadai area koreksi terdekat di rentang 5.974–6.020.
"IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan menguji level 6.137-6.254, namun investor tetap perlu mencermati area koreksi terdekat pada level 5.974-6.020," tulis MNC Sekuritas dalam risetnya.
Adapun pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat 1,10% ke level 6.108,21. Kenaikan ini didorong oleh sektor technology dan basic materials. Saham berkapitalisasi besar juga menjadi penopang, tercemin dari kenaikan indeks LQ45 sebesar 1,45% dan IDX80 menguat 1,44%.
Investor asing terlihat mencatatkan pembelian bersih sebesar IDR 1,23 triliun, terutama dipengaruhi oleh transaksi crossing jumbo saham PKPK senilai IDR 1,44 triliun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








