Produksi Rokok Naik, Penerimaan Cukai Tumbuh 2,2 Persen

AKURAT.CO Kinerja penerimaan negara dari sektor cukai masih menunjukkan pertumbuhan positif pada awal 2026, ditopang peningkatan produksi industri hasil tembakau.
Kementerian Keuangan mencatat penerimaan cukai hingga April 2026 mencapai Rp74,8 triliun atau tumbuh 2,2% dibanding periode sama tahun sebelumnya.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan produksi rokok pada triwulan I 2026.
Baca Juga: Kemenkeu-Kementerian ESDM Kompak Kebut Swasembada Listrik Desa
Secara keseluruhan, penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp100,6 triliun atau setara 29,9% dari target APBN 2026. Angka tersebut tumbuh 0,6% secara tahunan.
Selain cukai, penerimaan bea masuk tercatat Rp16,4 triliun atau tumbuh 6,4%. Pertumbuhan tersebut ditopang impor LPG dan kebutuhan proyek.
Di sisi lain, penerimaan bea keluar masih mengalami kontraksi sebesar 17,5% menjadi Rp9,3 triliun.
Meski demikian, pemerintah menyebut kinerja bea keluar mulai membaik seiring penguatan harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) pada Maret dan April 2026.
Dalam konteks kebijakan cukai, pemerintah memutuskan tidak mengubah tarif cukai hasil tembakau pada 2027. Pemerintah memilih menjaga stabilitas industri sambil memperkuat pengawasan melalui digitalisasi produksi di pabrik rokok.
Baca Juga: Purbaya: Belanja Negara Tembus Rp1.082 Triliun di Awal 2026
Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan transparansi produksi sekaligus menekan peredaran rokok ilegal yang memengaruhi penerimaan negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 8Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 9Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok
- 10DPR Ajak Semua Pihak Merawat Persatuan Lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda








