Gandeng OJK, KrediOne Tingkatkan Literasi Keuangan Digital

AKURAT.CO KrediOne bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Politeknik Negeri Bandung (Polban) menggelar program literasi keuangan bertajuk “Pindar Mengajar: Cerdas Mengelola, Bijak Bertransaksi”.
Kegiatan ini diikuti oleh 200 mahasiswa Polban sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman generasi muda terhadap layanan keuangan digital.
Program ini menitikberatkan pada peningkatan literasi terkait pinjaman daring (pindar), termasuk edukasi mengenai perbedaan antara layanan resmi yang berizin dan praktik pinjaman online ilegal.
Baca Juga: Gandeng AFPI, Kredione Siap Tingkatkan Literasi Keuangan
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia tercatat sebesar 66,46%, sementara tingkat inklusi keuangan mencapai 80%.
Data tersebut menunjukkan masih adanya kesenjangan antara akses terhadap layanan keuangan dan pemahaman atas produk yang digunakan.
Kepala Divisi Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 5 OJK Provinsi Jawa Barat, Herlina Hayati, dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan untuk mendorong pemanfaatan layanan keuangan secara bertanggung jawab.
Senada dengan Herlina, CEO KrediOne, Kuseryansyah mengatakan kemudahan akses layanan keuangan digital harus diimbangi dengan perencanaan dan disiplin finansial yang baik.
“Melalui kegiatan ini, kami mendorong generasi muda yang telah berpenghasilan agar memanfaatkan layanan pinjaman daring secara produktif dan bertanggung jawab, serta memahami risiko dari pinjol ilegal,” ujarnya.
Baca Juga: KrediOne Raih Indonesia Best Digital Innovation Award 2025
KrediOne bersama OJK, AFPI, dan institusi pendidikan berharap kolaborasi lintas sektor dapat terus diperkuat guna membangun ekosistem pinjaman daring yang sehat, transparan, dan akuntabel.
Edukasi dinilai menjadi langkah strategis untuk mencegah masyarakat terjerat praktik pinjaman ilegal yang merugikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









