Akurat Logo

Obama dan Trump Saling Balas Komentar, Tetapi yang Diributkan Terkait Kuliner

Fitra Iskandar | 31 Oktober 2026, 10:37 WIB
Obama dan Trump Saling Balas Komentar, Tetapi yang Diributkan Terkait Kuliner
Barack Obama - Reuters/Asiaone

AKURAT.CO Mantan Presiden Barack Obama dan Presiden Donald Trump terlibat saling balas komentar di hari-hari terakhir kampanye pemilihan paruh waktu. Yang menarik, isunya bukan soal politik, tetapi urusan kuliner.

Saat para pemilih bersiap menentukan pihak mana yang akan mengendalikan Kongres, Obama mengejek renovasi Gedung Putih yang dipenuhi unsur emas. Dalam sebuah acara kampanye di Ohio pada 24 Oktober, Obama berkomentar bahwa tampilan Gedung Putih kini "seperti restoran Cheesecake Factory yang dibuka oleh Saddam Hussein."

Trump membalas komentar tersebut minggu ini dengan pembelaan panjang lebar, baik mengenai renovasi yang ia lakukan maupun jaringan restoran tersebut.

Perdebatan soal restoran ini hanyalah satu dari sekian banyak selingan unik dalam kampanye kali ini. Sebelumnya, Trump sempat melontarkan peringatan suram tentang komunisme, berkomentar mengenai fisik pria, serta berkelakar bahwa janji pemberian uang sebesar US$5.000 kepada warga Amerika—jika Partai Republik berhasil mempertahankan kendali Kongres—bahkan tidak akan cukup untuk membayar satu kali makan di klub miliknya, Mar-a-Lago, di Florida.

Kedua tokoh ini sama-sama berupaya menggambarkan pihak lawan sebagai pihak yang tidak memahami kecemasan ekonomi yang dirasakan masyarakat. Saat ini, warga Amerika tengah berjuang menghadapi tingginya harga kebutuhan—sebuah isu sentral menjelang pemilihan umum pada hari Selasa 3 November nanti.

Saat berkampanye untuk Partai Demokrat di Morrow, Georgia, pada hari Rabu, Obama mengatakan bahwa Trump dan para pendukungnya justru sibuk membahas komentarnya tentang Cheesecake Factory alih-alih membahas inflasi. Menurut Obama, mereka melakukan itu "dengan harapan Anda tidak menyadari bahwa tagihan Anda semakin mahal dan hidup Anda menjadi semakin sulit."

"Mereka mengerahkan seluruh sumber daya pemerintah untuk menanggapi lelucon itu—bukan untuk menangani inflasi, melainkan untuk menanggapi lelucon tersebut," ujar Obama. "Mereka tidak punya solusi untuk masalah nyata, jadi mereka lebih memilih agar media dan Anda semua terus membicarakan Cheesecake Factory."

Menanggapi kritik dari pihak konservatif yang menyebut leluconnya menghina pelanggan restoran tersebut, Obama berkata: "Saya adalah ayah dari dua putri. Apakah menurut Anda saya bisa membesarkan mereka tanpa pernah pergi ke Cheesecake Factory?"

Trump, yang tidak pernah membiarkan ejekan pribadi berlalu begitu saja, memanfaatkan komentar Obama tersebut dalam rangkaian kampanyenya di Texas dan Mississippi.

"Setiap helai selada yang ia makan harus sempurna, sementara saya tidak se-rewel itu," ujar Trump di Corpus Christi, Texas, seraya menggerakkan tangannya seolah membentuk helai daun selada.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.