Alasan Economies of Scale, COIN Dukung CFX Terapkan Struktur Biaya Kompetitif

AKURAT.CO PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) mendukung penuh terhadap langkah strategis anak usahanya, Bursa Kripto PT Central Finansial X (CFX), dalam menyesuaikan struktur biaya transaksi guna meningkatkan daya saing industri aset kripto nasional.
Penyesuaian biaya ini dinilai sejalan dengan visi jangka panjang perseroan untuk memperbesar pangsa pasar melalui peningkatan volume transaksi serta pendalaman likuiditas pasar.
Berdasarkan riset Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), salah satu tantangan utama industri kripto domestik adalah menciptakan likuiditas yang kuat dengan biaya transaksi yang kompetitif.
Baca Juga: Bursa Kripto CFX Gelar Diskusi Cryptalk, Genjot Daya Saing Industri Kripto RI
Riset tersebut juga mencatat sekitar 54,5% pengguna platform kripto berpotensi berpindah layanan jika biaya transaksi dinilai terlalu mahal. Kondisi ini menunjukkan adanya risiko capital outflow sekaligus peluang untuk memperkuat daya saing industri dalam negeri.
Sebagai respons atas kondisi tersebut, CFX akan menurunkan biaya transaksi bursa dari 0,04% menjadi 0,02% mulai 1 Maret 2026. Selanjutnya, tarif akan kembali dipangkas menjadi 0,01% pada 1 Oktober 2026.
Kebijakan ini diumumkan dalam acara CFX Cryptalk bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) di Jakarta, Senin (2/2/2026).
Direktur Utama COIN, Ade Wahyu mengatakan, penyesuaian struktur biaya dilakukan secara terukur untuk menjaga keberlanjutan industri aset kripto dalam jangka panjang.
“Bursa Kripto CFX senantiasa mengikuti dinamika pasar dan melihat saat ini sebagai momentum yang tepat untuk meningkatkan daya saing industri kripto nasional di kancah global,” ujarnya.
Menurut Ade, biaya transaksi yang lebih kompetitif diharapkan mampu menarik kembali konsumen lokal untuk bertransaksi di dalam negeri, sekaligus memperbesar pangsa pasar.
Ia juga meyakini kebijakan ini akan menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang positif terhadap pertumbuhan volume dan frekuensi transaksi.
Selain itu, COIN terus mendorong pengembangan inovasi produk sebagai bagian dari strategi diversifikasi pendapatan. CFX akan fokus mengembangkan produk derivatif kripto untuk memperdalam likuiditas pasar, serta menjajaki peluang pada produk aset kripto baru.
“Kehadiran inovasi produk baru akan membuat pasar semakin kompetitif dan mendorong partisipasi investor, baik lokal maupun asing,” kata Ade.
Sebagai informasi, PT Indokripto Koin Semesta Tbk merupakan perusahaan holding investasi aset kripto yang membawahi Bursa Kripto CFX dan lembaga kustodian PT Kustodian Koin Indonesia (ICC). Perseroan menargetkan Indonesia dapat menjadi pusat perdagangan aset kripto di kawasan Asia Tenggara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 2Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 3Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Barcelona vs Aston Villa, MU vs AS Roma
- 4Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 5Kalender Jawa 4 November 2026: Watak Weton Rabu Kliwon yang Dikenal Berwibawa
- 6Prediksi Skor Leipzig vs Man City 5 November 2026: Haaland Jadi Ancaman, The Citizens Diunggulkan
- 7Prediksi Skor AEK Athena vs Real Madrid 5 November 2026: Los Blancos Bidik Kemenangan Keempat
- 8Saham BBCA Tertekan Isu MSCI, Peluang Akuisisi DBS Group Mulai Jadi Perbincangan
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit






