Menteri Dody Targetkan Tol Semarang-Demak Rampung 2027

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan proyek pembangunan jalan Tol Semarang - Demak Seksi 1 Kaligawe - Sayung bakal rampung tahun 2027.
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mengatakan, secara keseluruhan, progres pembangunan jalan tol tersebut telah menunjukkan perkembangan yang positif. Meski demikian, percepatan pekerjaan tetap harus mempertimbangkan kondisi tanah agar konstruksi aman dan tahan lama.
Menurut Dody, proyek yang dibangun di kawasan pesisir dan laut itu membutuhkan proses konsolidasi tanah secara sempurna sebelum pekerjaan timbunan dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Baca Juga: Kementerian PU Kejar Penyelesaian Jalan Perbatasan Kalimantan Sepanjang 2.300 Km
“Alhamdulillah sudah bagus. Memang tidak bisa dipercepat juga, karena ada beberapa tahapan yang harus menunggu, misalnya pemampatan lahan itu harus benar-benar mampat, baru boleh ditumpuk lagi supaya benar-benar padat sempurna,” kata Dody, dikutip Senin (26/10/2026).
Berdasarkan data per 22 Oktober 2026, progres konstruksi Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 yang meliputi tiga paket tersebut telah mencapai 79,42%. Pembangunan pada Paket 1A telah mencapai 97,49%.
Sementara itu, Paket 1B yang mencakup pembangunan tanggul laut dan jalan utama sepanjang 6,73 kilometer mencapai 75,22%, sedangkan Paket 1C yang meliputi kolam retensi dan sistem pompa mencatat progres fisik 75,68%.
Dody memastikan, progres pembangunan telah berjalan sesuai rencana. Hal ini disebabkan proyek tersebut mendapat dukungan dari sejumlah pihak, mulai Pemerintah Daerah, kontraktor atau penyedia jasa, hingga masyarakat sekitar.
"Untuk progres sudah 79,4 persen. Sebenarnya sudah on the track. So far, bagus kok. Semua pihak support penuh, tidak ada masalah. Semua penyedia jasa lokal maupun yang dari luar juga masih semangat tinggi," tuturnya.
Baca Juga: Kementerian PU Siapkan Infrastruktur 2028, 409 Kawasan Jadi Prioritas
Dody menjelaskan, pembangunan tanggul di kawasan Sayung telah memberikan dampak positif terhadap penanganan banjir. Dengan tanggul yang sudah berdiri, kawasan tersebut dilaporkan tidak lagi mengalami banjir seperti sebelumnya.
Pekerjaan selanjutnya pun akan dilanjutkan ke kawasan Demak melalui koordinasi dengan Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ / BOP Pantura Jawa).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 6Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 9Desak Nusron Wahid Dijemput Paksa, MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas
- 10KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil









