Menteri PU Pastikan Tol Yogya–Bawen Siap Dukung Arus Nataru

AKURAT.CO Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo meninjau progress pembangunan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 sebagai bagian dari persiapan infrastruktur menghadapi arus Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Ruas tol ini merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang melintasi Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta serta terhubung langsung dengan jaringan Tol Trans Jawa.
Dalam tinjauannya, Dody menyampaikan, Seksi 6 Tol Yogyakarta–Bawen ditargetkan selesai pada Maret 2026 sehingga dapat fungsional pada periode Lebaran. Namun, hingga akhir tahun 2025 ini, akses main road menuju Ambarawa telah dioperasionalkan dan direlokasi ke akses kanan dan kiri sehingga diharapkan tidak ada hambatan pada periode Nataru.
Baca Juga: Menteri PU: 81 Persen Ruas Jalan Nasional di Sumatera Kembali Berfungsi Pascabencana
“Targetnya Lebaran Insyaallah bisa fungsional, panjangnya sekitar 4,98 kilometer. Sekarang progresnya sudah sekitar 88,018%, sedang kita kejar supaya Lebaran bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang akan mudik,”kata Dody dalam keterangannya, Minggu (21/12/2025)
Dody menambahkan, bahwa Seksi 6 memiliki peran strategis karena berada di kawasan Ambarawa yang selama ini kerap mengalami kepadatan lalu lintas saat musim liburan.
“Kalau Lebaran biasanya super crowded. Dengan adanya simpang susun Ambarawa ini diharapkan tidak terlalu padat di area bawahnya, sehingga kendaraan pemudik dari arah Jakarta bisa langsung ke Temanggung dan Magelang,” tambahnya.
Tol Yogyakarta–Bawen terdiri atas enam seksi, dengan tantangan terbesar berada di seksi 4, dan 5, khususnya di kawasan Magelang dan Temanggung yang memiliki kontur perbukitan.
Dody juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur, terutama dari sisi anggaran dan kondisi alam.
“Pelaksanaan fisik dan anggaran harus hati-hati, terlebih saat ini curah hujan sedang tinggi, jadi jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Dody.
Baca Juga: Kementerian PU Kebut Pemulihan Jalan hingga Air Bersih di Sumatera
Secara kumulatif, progres pengadaan tanah Tol Yogyakarta–Bawen telah mencapai sekitar 58%. Untuk pengadaan tanah Seksi 1 telah mencapai 97%, Seksi 2 sebesar 92%, Seksi 3 mendekati 80%, Seksi 4 sekitar 60%, Seksi 5 sekitar 22%, dan Seksi 6 telah mencapai 97%.
Untuk progres konstruksi, Seksi 1 Yogyakarta - Bawen sepanjang 8,8 km ini telah mencapai sekitar 87,275% dan ditargetkan selesai pada Mei 2026. Seksi 1 ini akan terhubung dengan Tol Yogyakarta–Solo.
Sementara, untuk Seksi 2 saat ini telah berkontrak dengan mitra pelaksana konstruksi dengan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) direncanakan terbit awal Januari 2026. Kemudian untuk Seksi 3, akan mulai dilakukan lelang pada pertengahan Triwulan I 2026 agar konstruksi dapat dimulai pada Triwulan II.
Terkait kesiapan jaringan jalan tol secara nasional, Dody menyampaikan bahwa kondisi jaringan jalan tol secara umum cukup siap menghadapi libur Natal dan Tahun Baru, meskipun beban lalu lintas terbesar diperkirakan terjadi pada arus mudik Lebaran.
“Nataru ini secara garis besar sudah siap. Beban terbesar nanti di Lebaran, sehingga ini persiapan kita untuk menghadapi beban yang jauh lebih besar,” ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran lalu lintas, Kementerian PU juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi seperti penambahan ruas jalan tol dan TIP fungsional.
“Selama Nataru dan Lebaran, ada beberapa ruas jalan tol yang kita fungsionalkan. Rest area juga akan ditambah, termasuk rest area fungsional supaya pengguna jalan dapat lebih nyaman,” tutur Dody.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat
- 10Panggil Bahlil ke Istana, Prabowo Terima Laporan Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi









