Akses Rumah MBR Kian Mudah, DP 1 Persen hingga Gratis BPHTB
Hefriday | 20 Desember 2025, 15:15 WIB

AKURAT.CO Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menegaskan, bahwa pemerintah saat ini menempatkan kemudahan akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebagai prioritas utama.
Kebijakan tersebut diarahkan untuk memperluas kesempatan masyarakat memiliki hunian layak dan terjangkau. Pernyataan itu disampaikan Maruarar saat menghadiri kegiatan akad massal rumah subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sekaligus serah terima kunci di Perumahan Banten Indah, Kota Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan tersebut diikuti ratusan penerima manfaat dari berbagai latar belakang profesi.
Menurut Maruarar, kemudahan yang diberikan pemerintah tercermin dari skema pembiayaan yang semakin ringan dan inklusif. Skema tersebut dirancang agar dapat diakses oleh kelompok masyarakat yang selama ini kesulitan menjangkau layanan perbankan formal.
Dirinya menyebutkan, cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi melalui Bank BTN ditetapkan dengan tenor hingga 20 tahun dan angsuran sekitar Rp1,1 juta per bulan. Selain itu, uang muka atau down payment (DP) hanya sebesar 1% dari harga rumah.
Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan insentif berupa pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Maruarar menilai kebijakan tersebut sangat membantu MBR dalam menekan biaya awal kepemilikan rumah. “Dengan cicilan yang ringan, DP rendah, dan BPHTB gratis, ini benar-benar membuka peluang bagi banyak masyarakat untuk punya rumah,” ujar Maruarar.
Dirinya menambahkan, program rumah subsidi kini mampu menjangkau berbagai profesi, mulai dari tenaga kependidikan, asisten rumah tangga (ART), hingga pedagang kecil. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan perumahan pemerintah semakin tepat sasaran.
Dalam dialog dengan warga, Maruarar juga mengapresiasi keberhasilan program FLPP yang dinilai mampu meningkatkan akses MBR terhadap pembiayaan perumahan. Ara menyebut keterlibatan perbankan dan pengembang menjadi faktor penting dalam keberhasilan program tersebut.
Salah satu penerima rumah subsidi, Mahfud, yang bekerja sebagai tenaga tata usaha di sebuah SMK, mengaku sangat terbantu dengan berbagai insentif yang diberikan pemerintah. Dirinya menyebut kepemilikan rumah tersebut sebagai impian yang akhirnya terwujud.
Mahfud mengungkapkan, sebelumnya ia kerap berpindah-pindah tempat tinggal dan harus menyewa atau menumpang. Dengan cicilan yang terjangkau serta lingkungan perumahan yang aman dan bebas banjir, ia merasa lebih tenang untuk masa depan keluarganya.
“Rasanya senang sekali, ini rumah impian. Cicilannya ringan dan lokasinya juga nyaman,” kata Mahfud.
Maruarar menambahkan, efektivitas program perumahan subsidi juga tercermin dari capaian penyaluran rumah yang mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 266.000 unit rumah subsidi telah disalurkan.
Capaian tersebut melampaui rekor sebelumnya sejak program FLPP diluncurkan pada 2010, yakni pada 2023 dengan penyaluran sebanyak 229.000 unit. Menurut Maruarar, keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan masyarakat sebagai konsumen.
“Ini bukti nyata bahwa kolaborasi semua pihak mampu mempercepat pemenuhan kebutuhan perumahan rakyat,” tukas Maruarar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 8Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 9DPR Ajak Semua Pihak Merawat Persatuan Lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
- 10Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan








