Lantik 8 Pejabat, Menteri Ara Siap Ngegas Capai Target 3 Juta Rumah

AKURAT.CO Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan akses perumahan bagi masyarakat Indonesia, khususnya yang berpenghasilan rendah (MBR).
Ara juga menyampaikan bahwa dirinya bersama jajaran eselon I Kementerian PKP bekerja keras demi membuat rakyat lebih bahagia melalui program perumahan. "Kami bekerja keras agar rakyat bisa gembira dan bahagia. Akses terhadap perumahan harus dimudahkan," ujar Ara dalam keterangannya, Senin (20/1/2025).
Pada hari yang sama, Maruarar melantik delapan Pejabat Tinggi Madya Kementerian PKP untuk mendukung realisasi Program 3 Juta Rumah. Para pejabat ini akan mengisi posisi strategis, mulai dari Sekretaris Jenderal hingga Direktur Jenderal.
Daftar pejabat yang dilantik antara lain:
- Didyk Choirul, Sekretaris Jenderal
- Fitrah Nur, Direktur Jenderal Kawasan Permukiman
- Imran, Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan
- Sri Haryati, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan
- Brigjen Polisi Aziz Andriansyah, Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko
- Heri Jerman, Inspektur Jenderal
- Tasdiyanto, Staf Ahli Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, dan Teknologi
- Budi Permana, Staf Ahli Bidang Sistem Pembiayaan dan Pencegahan Korupsi
Maruarar juga mengungkapkan manfaat besar dari Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yang melibatkan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PKP, dan Kementerian Pekerjaan Umum. SKB ini memungkinkan MBR untuk tidak lagi membayar BPHTB saat membangun rumah.
"Kebijakan ini adalah bentuk nyata pemerintah dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat kecil," ungkapnya.
Selain kebijakan BPHTB, pemerintah memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) di sektor perumahan hingga tahun 2025. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan mempercepat pencapaian Program 3 Juta Rumah.
Maruarar menegaskan bahwa sektor perumahan tidak hanya menjadi kebutuhan dasar, tetapi juga bagian dari strategi pemerataan ekonomi. Melalui berbagai kebijakan dan sinergi antarlembaga, Kementerian PKP optimis target ini akan tercapai. "Kami tidak hanya membangun rumah, tetapi juga memberikan harapan dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







