Persiapan Nataru 2026, Menteri PU Kebut Duplikasi Jembatan Manyar
Dedi Hidayat | 16 November 2025, 11:18 WIB

AKURAT.CO Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo meninjau progres pekerjaan Duplikasi Jembatan Manyar No. 10B di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan percepatan selesainya Jembatan Manyar, yang merupakan salah satu infrastruktur strategis dalam mendukung konektivitas kawasan industri dan jalur logistik nasional.
Dalam arahannya, Dody berpesan agar pekerjaan dilakukan dengan hati-hati mengingat jembatan tersebut berada di koridor jalur logistik dan sering dilalui oleh kendaraan dengan muatan berlebih.
“Mohon berhati-hati dalam membangun, karena ini juga jalur alternatif sehingga banyak kendaraan overload yang lewat. Tolong diperhatikan juga untuk kabel fiber optik dan utilitas lainnya, jangan sampai putus atau mengganggu layanan kepada masyarakat,” kata Dody dikutip dari laman Kementerian PU, Minggu (16/11/2025).
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan percepatan selesainya Jembatan Manyar, yang merupakan salah satu infrastruktur strategis dalam mendukung konektivitas kawasan industri dan jalur logistik nasional.
Dalam arahannya, Dody berpesan agar pekerjaan dilakukan dengan hati-hati mengingat jembatan tersebut berada di koridor jalur logistik dan sering dilalui oleh kendaraan dengan muatan berlebih.
“Mohon berhati-hati dalam membangun, karena ini juga jalur alternatif sehingga banyak kendaraan overload yang lewat. Tolong diperhatikan juga untuk kabel fiber optik dan utilitas lainnya, jangan sampai putus atau mengganggu layanan kepada masyarakat,” kata Dody dikutip dari laman Kementerian PU, Minggu (16/11/2025).
Baca Juga: Tinjau Pengembangan Manyar Smelter Project, Wamendag Dorong Percepatan Hilirisasi Industri
Dody juga berpesan agar dalam pelaksanaan pekerjaan tetap menjaga ketertiban manajemen lalu lintas. Mengingat aktivitas konstruksi berlangsung di jalur padat kendaraan. “Mohon diperhatikan juga agar jangan sampai mengganggu aktivitas lalu lintas dan kenyamanan masyarakat,” tambahnya.
Proyek Duplikasi Jembatan Manyar No 10B dibangun dengan panjang bentang 80 meter. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas jalan nasional, memperlancar arus kendaraan menuju dan dari wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, serta mendukung kelancaran jalur logistik Jalan Lintas Utara (Jalur Pantura) Jawa Timur.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali, Javid Hurriyanto menerangkan, Duplikasi Jembatan Manyar dibangun dengan anggaran sebesar Rp27,819 miliar, dengan target penyelesaian pada akhir Desember 2025 sesuai kontrak.
“Untuk progres fisiknya saat ini sudah sekitar 73,608%, dan dalam waktu dekat akan dilakukan pengecoran. Kami menargetkan fungsional pada awal Desember, sehingga Insyaallah pada saat Nataru, jembatan sudah bisa dilalui masyarakat,” ujar Javid.
Dengan progres yang melampaui rencana dan dukungan percepatan di lapangan, Kementerian PU optimis Duplikasi Jembatan Manyar dapat difungsikan sesuai target. Sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi mobilitas masyarakat dan logistik.
Dody juga berpesan agar dalam pelaksanaan pekerjaan tetap menjaga ketertiban manajemen lalu lintas. Mengingat aktivitas konstruksi berlangsung di jalur padat kendaraan. “Mohon diperhatikan juga agar jangan sampai mengganggu aktivitas lalu lintas dan kenyamanan masyarakat,” tambahnya.
Proyek Duplikasi Jembatan Manyar No 10B dibangun dengan panjang bentang 80 meter. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas jalan nasional, memperlancar arus kendaraan menuju dan dari wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, serta mendukung kelancaran jalur logistik Jalan Lintas Utara (Jalur Pantura) Jawa Timur.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali, Javid Hurriyanto menerangkan, Duplikasi Jembatan Manyar dibangun dengan anggaran sebesar Rp27,819 miliar, dengan target penyelesaian pada akhir Desember 2025 sesuai kontrak.
“Untuk progres fisiknya saat ini sudah sekitar 73,608%, dan dalam waktu dekat akan dilakukan pengecoran. Kami menargetkan fungsional pada awal Desember, sehingga Insyaallah pada saat Nataru, jembatan sudah bisa dilalui masyarakat,” ujar Javid.
Dengan progres yang melampaui rencana dan dukungan percepatan di lapangan, Kementerian PU optimis Duplikasi Jembatan Manyar dapat difungsikan sesuai target. Sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi mobilitas masyarakat dan logistik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 7Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 8Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 9Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia
- 10Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII









