Akurat Logo

JHL Group Bersihkan Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026

Moehamad Dheny Permana | 19 September 2026, 18:47 WIB
JHL Group Bersihkan Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Cisadane River Clean-Up menjadi langkah awal membangun pendekatan berkelanjutan terhadap stewardship sungai. - Foto: JHL Group

AKURAT.CO Menjelang peringatan World Cleanup Day yang jatuh pada 20 September, Sungai Cisadane menjadi titik aksi kepedulian lingkungan JHL Group bersama Banksasuci.

Melalui kegiatan Cisadane River Clean-Up, Sabtu (19/9/2026), JHL Group bersama perwakilan unit bisnisnya turun langsung ke area sungai untuk mengumpulkan sampah. Sekaligus melihat lebih dekat persoalan lingkungan yang di wilayah Tangerang.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Impactful Ecosystem, inisiatif JHL Group yang mendorong keterlibatan lintas unit dalam menciptakan dampak yang lebih luas bagi lingkungan dan masyarakat.

Pemilihan Sungai Cisadane menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Sebagai salah satu ekosistem yang berada di sekitar wilayah operasional JHL Group di Tangerang, kondisi sungai memiliki keterkaitan erat dengan lingkungan serta kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Sampah plastik, kantong plastik, styrofoam, hingga berbagai jenis sampah rumah tangga masih menjadi persoalan yang ditemukan di kawasan sungai.

Baca Juga: Sungai Barito Surut hingga Muncul Hamparan Pasir, Ini Faktor Penyebabnya

Bagi JHL Group, aksi tersebut menjadi kesempatan untuk membawa pembahasan mengenai keberlanjutan dari ruang diskusi ke lapangan.

Keterlibatan berbagai unit bisnis juga menjadikan kegiatan ini bukan sekadar agenda lingkungan, melainkan ruang bersama bagi JHL Folks untuk memahami persoalan sampah secara langsung dan mengambil bagian dalam penanganannya.

CEO JHL Group, Venny Fransisca Hermawan, menyampaikan komitmen perusahaan pada kesempatan tersebut.

"Dengan semangat yang ada di kaus kita, Impactful Ecosystem. Yang akan kita lakukan hari ini merupakan sebuah langkah kecil, pastinya, dari sebuah komitmen di JHL Group untuk bisa membawa dampak - baik itu sosial, ekonomi, budaya, maupun dampak terhadap lingkungan - terutama lingkungan di mana kita berada dan melakukan aktivitas kita sehari-hari," jelasnya.

Menurut Venny, kepedulian terhadap lingkungan perlu diterjemahkan melalui tindakan nyata yang dekat dengan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.