Berbayar, Instagram Uji Fitur 'Mode Siluman' untuk Lihat Stories Tanpa Terdeteksi

AKURAT.CO Instagram tengah menguji fitur baru yang membuat pengguna dapat melihat Stories tanpa terdeteksi oleh pemilik akun. Fitur ini hadir sebagai bagian dari paket langganan berbayar yang sedang diuji secara terbatas.
Melalui fitur ini, pengguna premium dapat menonton Stories dalam 'mode siluman' tanpa muncul di daftar penonton. Artinya, aktivitas melihat konten menjadi lebih privat dibanding mekanisme saat ini.
Selain itu, Instagram juga menambahkan opsi untuk membuat daftar audiens khusus di luar fitur Close Friends. Pengguna juga bisa memperpanjang durasi tayangan Stories hingga 48 jam.
Saat ini, Stories hanya bertahan selama 24 jam dan pembuat konten dapat mengetahui siapa saja yang melihatnya. Perubahan ini berpotensi menggeser pola interaksi antara pengguna dan audiens.
Pihak Instagram menyebut pengujian ini dilakukan untuk memahami fitur premium apa yang paling dibutuhkan pengguna. Namun, belum ada kepastian kapan fitur tersebut akan dirilis secara global.
Dikutip dari TechCrunch, Selasa (7/4/2026), uji coba langganan ini sudah berlangsung di beberapa negara seperti Meksiko, Jepang dan Filipina. Biaya berlangganannya diperkirakan berkisar sekitar 1-2 dolar AS (Rp17.000-Rp34.000) per bulan.
Hal ini menjadi bagian dari strategi Meta dalam mencari sumber pendapatan baru di luar iklan. Perusahaan dalam beberapa tahun terakhir aktif mengembangkan model bisnis berbasis langganan.
Salah satu produk yang telah diluncurkan adalah Meta Verified, yang menawarkan verifikasi akun dan perlindungan dari peniruan identitas. Layanan ini juga membantu meningkatkan kredibilitas kreator dan bisnis di platform.
Tren fitur premium berbayar juga diadopsi oleh platform lain seperti Snap Inc., X Corp., YouTube dan LinkedIn. Pendekatan ini dinilai dapat membuat pendapatan platform lebih stabil sekaligus mengurangi ketergantungan pada iklan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai




