Alasan Sakit, Febrie Adriansyah dan Nurman Herin Absen dari Pemeriksaan Kejagung

AKURAT.CO Tim Penyidik Kejaksaan Agung yang tergabung dalam Tim 9 mulai mengusut tiga perkara dugaan korupsi yang dilimpahkan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri.
Dalam perkembangan terbaru, penyidik telah memanggil empat saksi, yakni mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (FA), pihak swasta Don Ritto (DR), Nurman Herin (NH), dan TS.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengatakan penanganan perkara tersebut mengacu pada Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Nomor Print-03/F.2/Fd.2/07/2026 tertanggal 20 Juli 2026.
Sprindik diterbitkan setelah Kejaksaan Agung mempelajari berkas perkara yang dilimpahkan Kortas Tipikor Polri.
"Pasca penyerahan penanganan tiga perkara dari Kortas Tipikor Polri kepada Kejaksaan Agung, kami telah mempelajari perkara tersebut sehingga diterbitkan surat perintah penyidikan baru," kata Anang dalam keterangan resminya, Kamis (23/7/2026).
Anang menjelaskan, Kejaksaan Agung juga membentuk Tim 9 yang beranggotakan sembilan jaksa untuk menangani perkara tersebut.
Tim khusus ini dibentuk guna meminimalkan potensi resistensi dalam proses penyidikan.
"Berdasarkan surat penyidikan yang baru tersebut, Tim 9 telah memanggil empat saksi, yakni FA, DR, NH, dan TS, serta seorang ahli tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk dimintai keterangannya pada Rabu (22/7/2026)," ujarnya.
Namun, dari empat saksi yang dipanggil, hanya dua orang yang memenuhi panggilan penyidik. Sementara Febrie Adriansyah dan Nurman Herin tidak hadir dengan alasan kesehatan.
"Tim penyidik akan melakukan pemanggilan ulang pada Jumat, 24 Juli 2026," kata Anang.
Dalam proses pemeriksaan tersebut, Kejaksaan Agung turut melibatkan Tim Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komisi Kejaksaan, Tim Kortas Tipikor Polri, serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Baca Juga: Presiden KPN Berdaulat Apresiasi Pengangkatan Kuntadi sebagai Jampidsus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







