Posko Orang Hilang Polda Metro Jaya Bakal Jadi Data Pendukung Pembentukan TGPF

AKURAT.CO Posko Orang Hilang yang didirikan Polda Metro Jaya dapat menjadi pendukung dalam pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF).
"Itu (Posko Orang Hilang) menjadi supporting data informasi kepada tim TGPF," kata Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, kepada Akurat.co, Rabu (17/9/2025).
IPW mendorong pembentukan TGPF oleh pemerintah untuk mengusut dalang protes massal yang berujung kerusuhan pada akhir Agustus 2025 lalu.
Baca Juga: Posko Pengaduan Polda Metro Jaya Belum Terima Laporan Orang Hilang
"Kerusuhan ini kan sifatnya bukan di Jakarta saja tetapi juga di beberapa daerah lain," ujar Sugeng.
Dia meminta TGPF dapat melibatkan sektoral lainnya seperti Komnas HAM, terkait kekerasan yang juga terjadi dalam penanganan aksi unjuk rasa massal.
"Ini harus diselidiki. Termasuk kenapa ada kekerasan yang (diduga) dilakukan oleh anggota Polri juga harus diselidiki dalam menangani kasus demo. Jadi, ini harus komprehensif," jelas Sugeng.
Baca Juga: Kasus Penemuan Mayat di Kali Bekasi, Tujuh Keluarga Laporkan Orang Hilang ke Polisi
Sebelumnya, Polda Metro Jaya membuka Posko Orang Hilang untuk memfasilitasi masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya usai kerusuhan.
"Mengingatkan kepada seluruh jajaran bahwa apabila ada masyarakat yang merasa kehilangan keluarga atau sedang mencari keberadaan keluarganya yang belum ditemukan sampai dengan saat ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Ade Ary Syam Indradi, saat jumpa pers di depan Gedung DPR, Jakarta, Senin (15/9/2025).
Menurutnya, hal ini juga sebagai bentuk langkah proaktif agar masyarakat dapat langsung memantau.
Baca Juga: Kapal Migran Tenggelam Di Lepas Pantai Tunisia, 51 Orang Hilang
Posko pengaduan yang didirikan tidak hanya menerima laporan orang hilang, melainkan setiap temuan terkait korban kerusuhan dan hasil identifikasi juga dapat diinformasikan kepada masyarakat.
"Sehingga posko (Posko Orang Hilang) ini diharapkan betul-betul dapat mempercepat proses pencarian orang hilang dan dapat mempercepat memberikan kepastian kepada keluarga orang tua yang saudara, anak dan kerabatnya hilang," jelas Ade Ary.
Baca Juga: Jembatan di China Ambruk Akibat Hujan Deras, 11 Tewas dan 30 Orang Hilang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







