Polisi Pastikan Tak Ada Pelanggaran Kode Etik Terkait Penemuan 7 Mayat di Kali Bekasi

AKURAT.CO Polda Metro Jaya memastikan tak ada pelanggaran disiplin ataupun kode etik yang dilakukan oleh anggotanya, terkait temuan tujuh mayat remaja pria di Kali Bekasi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan hal tersebut didapatkan setelah Bidang Propam Polda Metro Jaya melakukan rangkaian pemeriksaan terhadap para anggota.
"Pendalaman yang dilakukan Bidang Propam Polda Metro Jaya terhadap petugas yang melakukan patroli bahwa tidak ditemukan adanya dugaan pelanggaran disiplin maupun kode etik," kata Ade Ary di Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (4/10/2024).
Sebanyak 17 personel polisi diperiksa Bidang Propam Polda Metro Jaya. Semua anggota tersebut pun telah kembali menjalani aktivitas seperti biasa.
Baca Juga: Kasus Penemuan Mayat di Kali Bekasi, Polisi Masih Selidiki Delapan Handphone
Sejumlah personel itu terlibat dalam pembubaran massa yang diduga akan melakukan tawuran di Jalan Cipendawa Baru, Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu. Mereka pun diperiksa terkait SOP pembubaran kelompok tawuran.
"Kan mereka yang melakukan kegiatan cek TKP (tempat kejadian perkara), mereka melakukan patroli siber, kemudian melihat ada yang lagi live IG melakukan ajakan tawuran kemudian mereka melakukan cek TKP. Inilah yang didalami, proses pengecekan TKP-nya itu, proses patrolinya itu seperti apa, proses pengecekan TKP-nya seperti apa, ini masih didalami," ungkap Ade.
Sebelumnya, Personel patroli polisi yang diperiksa oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya terkait kasus tujuh mayat remaja pria yang ditemukan mengambang di Kali Bekasi kini bertambah menjadi 17 anggota.
"Sampai dengan saat ini, ada 17 anggota Polri yang diambil keterangannya oleh Bid Propam Polda Metro Jaya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya dalam konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Kamis (26/9/2024).
Selain itu, terdapat pula 10 masyarakat sipil yang juga diperiksa Bid Propam Polda Metro Jaya karena berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) saat insiden tersebut terjadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 7Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







