KPK Bakal Tingkatkan Dugaan Korupsi PT Taspen ke Penyidikan
Oktaviani | 21 Februari 2024, 22:27 WIB

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menaikkan kasus dugaan korupsi di PT Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) ke penyidikan.
Hal ini disampaikan Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, kepada wartawan terkait kelanjutan dari penyelidikan yang sudah dilakukan.
Saat ini, kata Ali, penyelesaian administrasi masih dilakukan. Akan tetapi, informasi masih tertutup rapat karena surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik) belum diterbitkan.
"Ya, masih dalam proses menyelesaikan administrasinya dan belum bisa kami sampaikan. Kenapa? Karena ini nanti menimbulkan persepsi," jelasnya, Rabu (21/2/2024).
Soal proses administrasi, menurut dia, akan memakan waktu yang cukup lama, karena mereka ingin semua sesuai prosedur.
Tetapi semuanya akan disampaikan secara terbuka pada waktunya. Masyarakat diminta bersabar.
"Kalau tersangkanya satu mungkin bisa cepat. Kalau tersangkanya lebih dari sepuluh butuh banyak (waktu)," ujar Ali.
Diberitakan sebelumnya, KPK sempat memeriksa Rina Lauwy yang merupakan mantan istri Dirut PT Taspen, Antonius Nicholas Stephanus Kosasih, pada Jumat, 1 September 2023.
Ia mengaku dimintai keterangan terkait penyelidikan dugaan korupsi.
Ketika itu, Rina Lauwy menyebut surat panggilannya tidak disertai nama tersangka yang dilampirkan.
Meski begitu, dia sudah menyerahkan 39 rekening koran ke penyelidik yang sebagian adalah milik mantan suaminya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon







