AKURAT.CO Dewas KPK meminta Firli Bahuri untuk kooperatif. Ketua KPK diharapkan tidak menunda pemeriksaan etik yang bakal dilakukan pada Senin (12/11/2023), pekan depan.
Anggota Dewas KPK, Albertina Ho menyebutkan, kasus etik Firli berkaitan dengan Syahrul Yasin Limpo (SYL) harus segera dituntaskan. Dewas tak mau penyelesaian kasus etik ini terhambat lantaran terlapor tidak kooperatif.
"Moga-moga (Firli) tidak menunda lagi karena dewas ingin segera menyelesaikan laporan-laporan ini," kata Tina, kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu (11/11/2023).
Baca Juga: Dewas Periksa SYL Ketika Rumah Firli Digeledah
Firli sejatinya diagendakan untuk diperiksa pada Rabu (8/11/2023), namun tak memenuhi pemeriksaan dengan dalih kunjungan dinas ke Aceh. Dewas menetapkan pemeriksaan dilakukan pada Selasa (12/11/2023), namun dimajukan sehari sebelumnya.
Firli kembali berurusan dengan etik dengan bobot yang berbeda. Eks Kapolda Sumsel dituding bertemu dengan SYL yang notabene pihak berperkara di KPK.
SYL dan Firli telah mengakui adanya pertemuan tersebut. Belakangan Firli juga diperiksa oleh tim gabungan Polda Metro Jaya-Bareskrim Mabes Polri, terkait kasus pemerasan terhadap SYL.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








